Berita Terbaru (ID)

Ular piton albino yang ditangkap di Anápolis akan dikirim ke kebun binatang

Cobra Piton
Foto: Cobra Piton - reprodução/PCGO

Seekor ular piton albino berukuran hampir 4 meter disita Delegacia Estadual dari Repressão ke Crimes Contra o Meio Ambiente (Dema), dari Polícia Civil dari Goiás, pada Senin (27 April) di Anápolis. Hewan tersebut melarikan diri dari kediaman di Aruanã seminggu sebelumnya dan ditemukan setelah menimbulkan kepanikan di wilayah tersebut. Berdasarkan penyelidikan, pemiliknya tidak memiliki dokumentasi yang sah untuk membiakkan spesies eksotik tersebut. Reptil tersebut akan dikirim ke kebun binatang Goiânia setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan sexing di Secretaria dari Meio Ambiente dan Desenvolvimento Sustentável dari Goiás (Semad).

Luziano Carvalho, pemilik Dema, menjelaskan bahwa pemiliknya hanya menunjukkan dokumentasi kota untuk memelihara hewan tersebut, namun pengembangbiakan spesies eksotik seperti ular piton memerlukan izin negara bagian atau federal. Wali akan didakwa memasukkan spesimen hewan asing ke dalam negeri tanpa pendapat teknis resmi dan izin yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang.

Resgate dan Penangkapan Ular

Pada tanggal 21 April, orang-orang menemukan ular piton tersebut di trotoar jalan di Aruanã, di samping semak belukar. Acionado oleh orang yang lewat yang ketakutan, Corpo dari Bombeiros melakukan penyelamatan reptil tersebut. Pouco Beberapa waktu kemudian, seorang pria pergi ke stasiun pemadam kebakaran dan berhasil menemukan hewan tersebut dengan menunjukkan dokumentasi kota, lalu membawa ular tersebut pergi.

Ular piton tersebut sempat kabur dari kediaman teman pemiliknya di kota. Hewan tersebut dibesarkan di Anápolis dan ditinggalkan di sana menuju Aruanã untuk dipresentasikan dalam ceramah, kemudian menghilang.

Origem dan investigasi hewan

Ular piton albino berumur kurang lebih tujuh tahun. Segundo pemiliknya, dia menerima hewan tersebut dari pihak ketiga dan tidak mengetahui asal usulnya. Spesies ini tidak umum di Brasil dan berasal dari Asia.

Penyelidik sedang berupaya untuk menemukan asal usul reptil tersebut dan mengidentifikasi siapa yang mengizinkan pembuatannya di Brasil. Polícia Civil juga berupaya melacak keadaan yang menyebabkan hewan tersebut dimasukkan secara ilegal ke negara tersebut.

  • Espécie: Píton albino
  • Tamanho: Aproximadamente 4 meter
  • Idade: Cerca berusia 7 tahun
  • Penyitaan Local: Anápolis, Goiás
  • Data dari Penyitaan: 27 April
  • Destino terakhir: Zoológico dari Goiânia

Procedimentos hukum dan konsekuensinya

Delegasi Luziano Carvalho menyoroti bahwa pengembangbiakan hewan eksotik di wilayah Brasil memerlukan dokumentasi khusus dan analisis teknis. Sem otorisasi yang sesuai, pemilik melakukan kejahatan lingkungan yang dikenakan dakwaan. Pemilik ular piton akan bertanggung jawab atas proses hukum.

Semad akan melakukan pemeriksaan lengkap pada hewan tersebut untuk menilai kesehatannya secara umum dan menentukan jenis kelamin ular tersebut. Prosedur Esses diperlukan sebelum memindahkan reptil tersebut ke kebun binatang Goiânia, di mana ia akan menerima perawatan profesional yang sesuai. Polícia Civil juga menyelidiki apakah ada pihak lain yang terlibat dalam komersialisasi ilegal atau impor hewan liar.

Perlindungan lingkungan Normativas

Undang-undang Brasil melarang pembiakan hewan liar dan eksotik di dalam negeri tanpa izin dari badan yang berwenang. Orang Qualquer yang memiliki spesies yang terancam punah atau tidak terkatalog secara memadai akan dikenakan hukuman pidana. Otoritas negara bagian dan federal bekerja sama untuk mengekang perdagangan satwa liar.

Investigasi terus mengklarifikasi semua keadaan terkait hilangnya dan penangkapan kembali ular piton tersebut. Dema menekankan pentingnya melaporkan kasus serupa untuk melindungi lingkungan dan keselamatan penduduk.

↓ Continue lendo ↓