Vini Jr menghadapi Omar El Hilali dalam kemenangan Real Madrid atas Espanyol
TV Spanyol Movistar menerbitkan rincian diskusi antara Vini Jr. dan bek Omar El Hilali pada pertandingan antara Real Madrid dan Espanyol, yang berakhir 2-0 untuk los blancos Minggu lalu, oleh Campeonato Espanhol. Pemain Brasil itu mencetak dua gol kemenangan dan menjaga tekanan pada Barcelona tetap hidup dalam perebutan gelar.
Konflik verbal dimulai pada babak pertama, dengan Vini Jr. terus-menerus mengkritik sisi Espanyol. Bibir Leitura yang dibuat oleh penyiar menangkap hinaan dan provokasi dari pemain Real, yang berusaha mengganggu kestabilan pencetak gol langsungnya selama pertandingan.
Discussão meningkat selama bermain game

Vini menyebut lawannya sebagai “idiot” dan “konyol” dalam beberapa kesempatan. Pemain Brasil itu juga menyatakan bahwa El Hilali “akan kembali ke divisi dua”, menunjukkan masa depan yang lebih buruk bagi sang bek. Provokasi tidak berhenti di situ: di titik lain, nomor 7 Real menegaskan: “Kamu idiot. Quer berpura-pura menjadi idiot untuk tampil di televisi.”
Konfrontasi verbal berlanjut dengan Vini menasihati pelatih Espanyol untuk menggantikan El Hilali, mengklaim bahwa bek tersebut berisiko dikeluarkan dari permainan. Kata-kata pemain Brasil itu bergema di seluruh lapangan saat dia fokus pada aksi ofensif.
Confira momen utama diskusi yang ditangkap oleh pembacaan bibir:
- Vini menyebut El Hilali sebagai “idiot” dan “konyol” berulang kali
- Pemain Brasil itu mengatakan bek itu “akan kembali ke divisi dua”
- Vini menggoda: “Anda ingin membuat diri Anda bodoh untuk tampil di televisi”
- Sang pemain menyarankan agar pelatih lawan mengeluarkan El Hilali dari lapangan
- Críticas naik ketika bek tersebut melakukan pelanggaran terhadap pemain Brasil itu
Cartão berwarna kuning setelah tinjauan VAR
Omar El Hilali dikeluarkan dari lapangan setelah melakukan pelanggaran terhadap Vini Jr, namun VAR merekomendasikan peninjauan kembali keputusan arbitrase. Wasit menganalisis permainan dan mengubah hukuman dari kartu merah menjadi kartu kuning, sehingga bek tersebut dapat terus berada di lapangan. Perubahan tersebut mencegah Espanyol kehilangan satu pemain dalam pertandingan.
Real Madrid menang dan terus menekan Barcelona
Vini Jr. mengubah penampilan ofensifnya menjadi gol. Pemain Brasil ini mencetak dua gol dalam kemenangan tersebut, memperkuat pentingnya dirinya untuk proyek Real Madrid. Dengan hasil tersebut, tim Merengue meraih 77 poin dan tetap berada di posisi kedua klasemen, menunda gelar Barcelona setidaknya satu putaran lagi.
Barcelona memimpin Campeonato Espanhol dengan 88 poin. Pertandingan klasik yang menentukan antara kedua tim berlangsung Minggu ini, pukul 4 sore (waktu Brasília), di Camp Nou. Hasil imbang sederhana menjamin gelar Catalan, sementara Real Madrid membutuhkan kemenangan untuk menjaga harapan turnamen mereka tetap hidup.
Perselisihan untuk mahkota Spanyol dikurangi menjadi satu pertandingan, dengan Barcelona dalam posisi keunggulan yang nyaman. Real Madrid, meski tertinggal dalam keseimbangan poin, berupaya memaksakan definisi untuk putaran selanjutnya melalui hasil di bagian akhir musim.
















