Sesaat sebelum pertandingan pertama Belanda di Piala Dunia, pelatih Ronald Koeman menyebutkan relevansi Memphis Depay dalam rencana tim untuk kompetisi tersebut dan menyebutkan telah melihat kehidupan sehari-hari sang atlet di Corinthians dari dekat. Komandan juga memberikan komentar positif tentang pusat pelatihan tim São Paulo dan daya saing turnamen nasional.
Dalam pidatonya di hadapan wartawan, Ronald Koeman mengenang bahwa Memphis Depay mengalami cedera dalam beberapa bulan terakhir, namun ia menunjukkan bahwa pemain profesional tersebut menunjukkan peningkatan bertahap dalam aspek fisiknya dan tetap menjadi elemen penting bagi skuad Eropa.
“Kami tahu Memphis mengalami beberapa cedera. Dia tidak bermain dalam beberapa pekan terakhir, tapi dia sudah kembali. Setiap hari dia hampir mencapai kondisi 100% secara fisik. Kami tahu kualitasnya. Dia pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim nasional Belanda dan kami membutuhkannya. Jika kami ingin mencapai sesuatu di turnamen ini, kami membutuhkan semua pemain kami, tapi kami juga pasti membutuhkan Memphis Depay”, ujarnya.
Sang ahli strategi juga menjelaskan bahwa ia melakukan perjalanan ke Amerika Selatan untuk berbicara langsung dengan para profesional dan menganalisis kompleks olahraga Corinthians, sebuah langkah yang memungkinkannya untuk memeriksa secara rinci konteks di mana atlet tersebut secara rutin bermain.
“Saya pernah pergi ke Brasil, di São Paulo, untuk berbicara dengan Memphis dan melihat fasilitas Corinthians. Saya juga ingin mengikuti level kompetisi. Ini adalah kejuaraan yang kuat, dengan tim-tim berkualitas. Namun cedera akhirnya menunda kondisi fisik idealnya. Sekarang kami bekerja untuk membuatnya siap dan pulih sepenuhnya. Kami akan mengevaluasinya hari demi hari”, jelasnya.
Memphis Depay memulai Piala Dunia di bawah pengawasan yang kuat. Sejak ia mencapai posisi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Belanda, sang atlet memantapkan dirinya sebagai pilar teknis skuad dan cenderung memainkan peran yang lebih besar dalam performa Belanda.
Peringkat pertama dalam undian Grup F, Belanda memainkan pertandingan pertamanya di turnamen internasional melawan Jepang. Grup ini juga menampilkan tim dari Swedia dan Tunisia, tim yang akan berpapasan dengan Belanda pada tahap awal.

