Kehidupan Katia Aveiro, saudara perempuan pemain terkenal Cristiano Ronaldo, di Serra Gaúcha, merupakan perpaduan antara usaha bisnis dan perjalanan pribadi. Menikah dengan Alexandre Bertolucci Júnior, penduduk asli wilayah tersebut, pengusaha wanita asal Portugal ini menjalin hubungan yang kuat dengan Rio Grande do Sul, sehingga membentuk sejarah dan investasinya sendiri di wilayah tersebut.
Kunjungan pertamanya ke Gramado, kampung halaman suaminya, pada tahun 2017, menandai momen krusial. Kunjungan awal tersebut berangsur-angsur berubah menjadi keputusan untuk pindah secara permanen, memperkuat ikatannya dengan kota tersebut.
Terkesan dengan lokasinya, Katia memilih untuk menetap bersama keluarganya, memilih kawasan pusat kota untuk ditinggali.
Strategi Baru dan Usaha Komersial di Gramado
Fase baru ini mencakup pembuatan beberapa investasi. Pada tahun 2018, setahun setelah pindah, ia membuka restoran Casa Aveiro by Dolores di Gramado, sebuah tempat yang merayakan keahlian memasak dan sejarah keluarga Portugis.
Meskipun perusahaan tersebut beroperasi selama beberapa waktu, perusahaan tersebut akhirnya berhenti beroperasi, menyelesaikan bisnis pertama keluarga tersebut yang terjun ke kota.
Meskipun restoran tersebut ditutup, hubungannya dengan Serra Gaúcha tetap kuat, membuka jalan bagi pengembangan inisiatif lainnya.
Pada bulan Januari, Katia dan pasangannya mengungkapkan terobosan signifikan, memasuki segmen pasar yang berbeda. Bersama anggota keluarga lainnya, mereka mendirikan Incorporadora Ursa dan mempresentasikan proyek perdananya, Residencial Flag.
Pembangunan gedung ini direncanakan di salah satu kawasan paling mulia di Gramado, di Avenida Borges de Medeiros, tepat di depan Rótula das Bandeiras. Dengan perkiraan pengiriman pada tahun 2028, proyek ini telah memulai tahap reservasi, dengan apartemen tersedia mulai dari R$2,3 juta, yang menyoroti komitmen terhadap pasar kelas atas di wilayah tersebut.
Lintasan dan Keanekaragaman Katia Aveiro
Saat ini, hampir sepuluh tahun setelah kontak pertamanya dengan Gramado, narasi Katia di Serra Gaúcha terjalin antara kehidupan intimnya, usaha, dan investasi keuangan terkini.
Selain itu, ia bekerja sebagai influencer digital, mempertahankan karier musik, dan mengelola lini pakaian dan aksesorinya sendiri.
Pada tahun 2024, rekaman video dirinya menikmati kue dan bir bersama teman-temannya di Gravataí, dengan cara yang santai, mendapat dampak besar di platform digital.
Warisan keluarga yang terkait dengan sepak bola dilestarikan pada generasi muda; Salah satu putranya, Dinis Pereira, menandatangani kontrak profesional pertamanya bulan ini, sebuah perjanjian pelatihan dengan Vitória de Guimarães, di Portugal.
Cristiano Ronaldo, adik bungsu Katia, membentuk inti keluarga bersama Elma dan Hugo. Kepala keluarga, Dinis Aveiro, meninggal dunia pada tahun 2005.
Harapan untuk Piala Dunia Terakhir Cristiano Ronaldo
Katia mengungkapkan bahwa dia mengatur perjalanannya ke Amerika Serikat untuk menyaksikan apa yang mungkin menjadi partisipasi terakhir Cristiano Ronaldo di Piala Dunia. Pada usia 41 tahun, atlet tersebut mencari salah satu dari sedikit trofi yang masih hilang dari koleksinya yang banyak, setelah terpilih sebagai pemain terbaik di dunia sebanyak lima kali.
Melalui postingan di media sosialnya yang dibuat Selasa (9) ini, Katia mengungkapkan rasa haru dan keinginannya untuk merasakan sepenuhnya Piala Dunia terakhir yang diikuti kakaknya.
Dia menyatakan: “Tujuan utama saya adalah perpisahan, kenangan yang akan saya kumpulkan, intensitas emosi yang akan saya rasakan, olahraga yang akan saya tonton, perselisihan yang akan saya ikuti dan perasaan yang akan mengelilingi saya.”
Dalam sebuah video di Stories, Katia menceritakan bahwa dia didekati oleh seorang wanita di supermarket, yang bertanya apakah dia mau menonton pertandingan tersebut, dan dia menjawab dengan tegas. Pertanyaan yang mengejutkan, menurut Katia, adalah soal pilihan pakaiannya. Meski senang berpakaian bagus, wanita asal Portugal itu menegaskan akan mengutamakan kenyamanan.
Yang pasti kaos timnas adik saya yang sudah dipakainya akan hadir, tegasnya. Dan dia menyimpulkan: “Saya akan memilih warna negara saya, saya bahkan bisa menyesuaikan beberapa celana dengan warna negara saya, tapi saya tidak akan memakai sepatu hak tinggi. Saya jamin itu. Saya akan memilih sepatu kets saya yang nyaman.”
Laga pertama Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada 17 Juni pukul 14.00. Portugal akan menghadapi tim DR Kongo di Stadion NRG yang terletak di Houston, Texas, Amerika Serikat.

