Hampir berbalik! Gol Nemati dianulir karena offside pada pertandingan Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia FIFA 2026
Duel sengit di babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026 membuat para penggemar di Los Angeles dan seluruh dunia sangat menantikannya. Iran dan Selandia Baru menghadapi konfrontasi yang intens, ditandai dengan gol penyama kedudukan yang dianulir dari Nemati di masa tambahan waktu babak pertama, yang nyaris gagal memastikan kebangkitan Iran. Pertandingan yang sudah mencatatkan satu gol untuk masing-masing tim, tetap imbang 1-1 di penghujung 51 menit pertama, menjanjikan banyak emosi ke depan di SoFi Stadium.
Skenario politik dan semangat sebelum bola bergulir di Los Angeles
Suasana di Los Angeles, bahkan sebelum kickoff, sudah sarat makna bagi konfrontasi Iran dan Selandia Baru. Pengunjuk rasa Iran hadir di dekat Stadion SoFi, mengibarkan bendera singa dan matahari, simbol sejarah negara tersebut sebelum Revolusi Islam tahun 1979. Meskipun FIFA melarang demonstrasi politik di dalam stadion dalam kompetisinya, benda tersebut entah bagaimana berhasil memasuki lokasi tersebut, menambah lapisan ketegangan dan konteks ekstra pada debut tim Iran di kompetisi tersebut. Latar belakang politik ini tidak hanya menandai pra-pertandingan, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya keterwakilan Iran di panggung sepak bola global.
Selandia Baru mengejutkan dengan gol Just dan Iran mengincar hasil imbang
Laju pertandingan mulai hingar bingar, dan Selandia Baru tidak butuh waktu lama untuk menunjukkan niat ofensif mereka. Pada menit ke-6 babak pertama, dalam serangan pertama yang lebih dahsyat, tim Selandia Baru membuka skor melalui gol Just. Permainan dimulai dengan lemparan tepat dari kiper, yang menemui Wood. Striker tersebut dengan terampil bermain dengan Just, yang menyerbu area penalti dengan cepat dan menyelesaikannya dengan tepat, tanpa ada peluang bagi kiper lawan, untuk sesaat membungkam para pendukung Iran. Respons Iran hampir langsung terjadi, dengan Yousefi datang dari kiri pada menit ke-5 dan menyelamatkan kiper, menandakan bahwa pertandingan akan penuh peluang bagi kedua belah pihak.
Usai kebobolan, tim Iran mencoba bereaksi dengan mencari ruang di pertahanan Selandia Baru yang ditutup hati-hati. Pada menit ke-9, pemain Selandia Baru Singh mendapat peluang bagus lainnya, menyerang area penalti setelah mendapat umpan dari Wood, namun penyelesaiannya melebar. Permainan berlanjut bolak-balik, dengan kedua tim bergantian memberikan tekanan dan ketakutan pada pertahanan masing-masing. Pada menit ke-14, Wood kembali menyia-nyiakan peluang krusial di area kecil bagi Selandia Baru, menunjukkan intensitas serangan Selandia Baru dan perlunya perhatian terus-menerus dari pertahanan Iran.
Rezaeian memimpin serangan Iran dan meraih hasil imbang di babak pertama
Kegigihan Iran membuahkan hasil pada menit ke-32 babak pertama melalui gol Rezaeian yang membuat penonton heboh dan menyamakan skor. Drama tersebut adalah contoh koordinasi ofensif yang dilakukan tim Iran. Rezaeian memulai plotnya, bertukar umpan dengan Ghoddos, yang kemudian mencetak gol dengan Moghanlou. Striker tersebut kemudian memberikan sentuhan halus kepada Rezaeian, yang muncul di area kecil dan menyelesaikan dengan sangat baik melewati kiper, yang sudah keluar dengan gerakan rendah. Gol yang bergambar sentuhan dan infiltrasi bola ini tak hanya membawa Iran bermain imbang, tapi juga menyuntikkan energi baru ke dalam tim yang sempat menyia-nyiakan beberapa peluang sebelum melakukan pergerakan.
Momen yang menentukan ini menghidupkan kembali harapan Iran, yang telah beberapa kali tergoda untuk mencetak gol. Pada menit ke-22, penyerang Taremi maju dengan penguasaan bola dari lini tengah dan melancarkan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang membentur tiang gawang Crocombe, dalam sebuah peluang besar yang nyaris berbuah gol. Mohebi, pada menit ke-28, juga melakukan gerakan yang luar biasa, berbagi bola dengan kiper di area terlarang dan meminta penalti, sementara Ghooddos mencoba mencetak gol penutup setelah upaya salah kiper lawan, namun mengirimkannya keluar. Performa ofensif Iran, bahkan dengan hilangnya peluang, menunjukkan semakin besarnya tekanan pada pertahanan Selandia Baru dan gencarnya mencari hasil.
Drama masa tambahan: gol Nemati yang dianulir dan nyaris comeback
Babak terakhir babak pertama benar-benar penuh emosi, terutama di masa tambahan waktu. Pada menit ke-50, Nemati menyundul bola ke area penalti dan mengirimkannya ke gawang. Namun selebrasi Iran dengan cepat diinterupsi oleh wasit yang mengisyaratkan offside. Bek kiri itu bergegas masuk dan pergi sebelum melepaskan tembakan, membatalkan apa yang seharusnya menjadi titik balik dan momen euforia bagi Iran. Langkah krusial ini menjaga skor tetap 1-1 dan menambahkan drama ekstra pada pertandingan, dengan tim Iran sejenak merasakan keunggulan di papan skor.
Sebelum tindakan Nemati, Iran telah secara serius mengancam akan melakukan comeback. Pada menit ke-48, Moghanlou, striker asal Iran, melakukan permainan yang sangat berbahaya. Usai lemparan ke dalam oleh Yousefi di area terlarang, Moghanlou menyundul bola dengan membelakangi gawang, namun bola masih sangat dekat dengan gawang Selandia Baru. Intensitas menit-menit terakhir babak pertama semakin mempertegas tekad kedua tim untuk mencari keunggulan, Selandia Baru masih berusaha membalas, seperti tembakan McCowatt pada menit ke-45 yang memerlukan penyelamatan kiper. Peluit wasit pada menit ke-51, mengakhiri babak pertama, meninggalkan kesan bahwa pertandingan terbuka dan babak kedua menjanjikan lebih banyak emosi.
Timeline: Permainan utama babak pertama
Tahap pertama konfrontasi antara Iran dan Selandia Baru penuh dengan momen-momen krusial yang menentukan hasil imbang sebagian. Berikut adalah hal-hal penting dari draf tersebut:
- 03′ 1T:Taremi maju dengan baik dalam serangan, tetapi senjatanya dilucuti ketika mencoba menyerang daerah tersebut, menunjukkan niat ofensif Iran.
- 05′ 1T:Yousefi di sisi kiri menciptakan peluang besar pertama bagi Iran, namun sang kiper berhasil melakukan penyelamatan.
- 06′ 1T:Gol Selandia Baru! Baru saja membuka skor dalam permainan yang dirancang dengan baik yang mengejutkan pertahanan Iran, membungkam Stadion SoFi.
- 14′ 1T:Wood, dari Selandia Baru, melewatkan peluang emas di area kecil, membuat Iran tetap hidup dalam pertandingan tersebut.
- 22′ 1T:Taremi, asal Iran, maju dan membentur tiang gawang Crocombe dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, hampir menyamakan kedudukan.
- 24′ 1T:Permainan dihentikan untuk istirahat hidrasi, sehingga atlet dapat mengatur napas saat menghadapi intensitas tinggi.
- 28′ 1T:Mohebi membaginya dengan penjaga gawang, meminta penalti dan, setelah itu, Ghoddos mencoba mencetak gol melalui perlindungan, namun mengirimkannya dengan gerakan yang luar biasa.
- 32′ 1T:Gol hebat dari Iran! Rezaeian menyelesaikan kelasnya setelah tablo yang indah, mengikat permainan dan membuat penonton menjadi hiruk pikuk.
- 43′ 1T:Cacace melakukan pelanggaran berbahaya di tepi kotak penalti di sebelah kiri, menawarkan peluang bola mati yang bagus untuk Selandia Baru.
- 45′ 1T:Wasit mengumumkan waktu tambahan 6 menit, menjanjikan lebih banyak kegembiraan sebelum jeda.
- 48′ 1T:Moghanlou menyundul bola dari belakang dengan bahaya besar, hampir membalikkan skor untuk Iran.
- 50′ 1T:Gol Nemati dianulir karena offside! Bek kiri melangkah maju dan mencegah kebangkitan Iran di masa tambahan waktu, menjaga kedudukan tetap imbang.
- 51′ 1T:Wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, mengakhiri babak sibuk yang penuh liku-liku.
Ikuti perkembangan terkini Piala Dunia 2026 dengan liputan Mix Vale
Keseruan pertandingan antara Iran dan Selandia Baru hanyalah sebagian kecil dari apa yang akan terjadi di Piala Dunia FIFA 2026. Untuk mengikuti setiap detail, permainan, dan momen menentukan, portal berita Mix Vale menawarkan liputan langsung menit demi menit. Tim jurnalis kami memperhatikan setiap operan, gol, dan gerakan kontroversial, memastikan Anda tidak melewatkan satu momen pun dari pertandingan terpenting turnamen. Selain itu, berlangganan notifikasi Mix Vale secara gratis memungkinkan Anda menerima berita secara real-time, langsung di perangkat Anda, memastikan bahwa kecintaan terhadap sepak bola dan tim favorit Anda selalu terlihat.
Apa yang diharapkan dari babak kedua: Permainan terbuka dan pencarian kemenangan
Dengan skor 1-1 dan pertandingan masih berlangsung, babak kedua dijamin akan semakin kompetitif dan menarik secara taktik. Gol Nemati yang dianulir pada masa tambahan waktu babak pertama menjadi pengingat akan garis tipis antara kejayaan dan frustrasi di sepakbola level atas. Kedua tim menunjukkan kapasitas serangan dan kerentanan pertahanan, menunjukkan bahwa pertandingan dapat ditentukan oleh detail. Intensitas fisik dan ketahanan mental para pemain akan diuji, terutama setelah babak pertama yang melelahkan. Hasil pertandingan ini sangat menentukan aspirasi Iran dan Selandia Baru di Grup G Piala Dunia FIFA 2026, di mana setiap poin bisa menjadi penentu lolos ke fase berikutnya. Harapannya, pelatih Amir Ghalenoei dan Darren Bazeley akan menyesuaikan strategi mereka untuk mencari kemenangan, menjadikan babak final sebagai tontonan yang tidak boleh dilewatkan.
















