Raja Charles III merayakan ulang tahun resmi dengan parade dan penampilan tradisional Trooping the Color di Buckingham
Upacara menandai kembalinya raja ke balkon Buckingham
Raja Charles III menandai ulang tahun resminya pada Sabtu lalu, 13 Juni 2026, dengan parade tradisional Trooping the Color. Raja Inggris berusia 77 tahun itu hadir di balkon Istana Buckingham, di London, untuk mengakhiri perayaan publik yang setiap tahun merayakan kepala Mahkota. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa anggota keluarga kerajaan, yang berpuncak pada pertunjukan udara yang mengesankan.
Pertunjukan udara dan tradisi militer yang mempesona masyarakat
Ribuan orang berkumpul di The Mall, jalan yang menghubungkan istana dengan Trafalgar Square, untuk menyaksikan parade tersebut. Salah satu yang menarik dalam perayaan tersebut adalah penampilan British Royal Air Force yang melakukan flyover yang ditunggu-tunggu oleh penonton. Pesawat tim aerobatik Red Arrows melintasi langit ibu kota meninggalkan jejak asap berwarna merah, putih, dan biru. Usai pertunjukan, keluarga kerajaan tetap dalam posisi hormat saat lagu kebangsaan dikumandangkan, sebelum kembali ke dalam istana. Tahun ini menandai parade ulang tahun keempat untuk menghormati Raja Charles oleh Angkatan Bersenjata Inggris.
Persatuan para anggota utama di balkon Istana
Poin terakhir perayaan, kemunculan di balkon Istana Buckingham, mempertemukan nama-nama utama bangsawan. Di samping penguasa adalah Ratu Camilla, Pangeran William dan istrinya, Kate Middleton, ditemani ketiga anak mereka: Pangeran George, Putri Charlotte dan Pangeran Louis. Turut ambil bagian adalah Putri Anne dan Sir Tim Laurence, Pangeran Edward dan Sophie, Duke dan Duchess of Edinburgh, serta Duke dan Duchess of Gloucester dan Duke of Kent. Kehadiran begitu banyak anggota menyoroti pentingnya simbolis acara tersebut bagi citra monarki.
Antara perayaan dan tantangan baru-baru ini yang dihadapi monarki
Meskipun acara tersebut mewakili saat persatuan dan perayaan bagi keluarga kerajaan, acara ini terjadi di saat perhatian dan tantangan publik yang besar. Perayaan tersebut diadakan beberapa minggu setelah pernikahan keponakan raja, Peter Phillips, dan perjalanan sukses ke Amerika Serikat pada bulan April. Namun, para bangsawan menghadapi peningkatan pengawasan setelah dirilisnya jutaan file yang terkait dengan Jeffrey Epstein baru-baru ini.
Dokumen-dokumen ini memunculkan kembali pertanyaan tentang Pangeran Andrew, saudara laki-laki raja. Pada bulan Oktober 2025, Charles mencabut gelar dan kehormatan kerajaan Andrew karena hubungannya dengan Epstein, dan penangkapannya pada bulan Februari tahun ini atas tuduhan pelanggaran dalam jabatan publik membuat kasus ini kembali menjadi sorotan. Mantan pangeran tersebut belum didakwa secara resmi dan menyangkal melakukan kesalahan apa pun. Latar belakang kontroversi ini menambah kerumitan pada citra keluarga tersebut di mata publik selama acara perayaan.
Menjaga tradisi: Mengapa ulang tahun resminya di bulan Juni
Meski ulang tahun Charles jatuh pada tanggal 14 November, Trooping the Color mengikuti tradisi yang diadakan pada bulan Juni. Praktik ini dimulai pada masa pemerintahan Ratu Elizabeth II, yang merayakan ulang tahunnya pada bulan April, namun juga mengadakan perayaan publik selama musim panas Inggris, pada bulan Juni. Setelah naik takhta, Charles III memilih untuk mempertahankan kalender yang diadopsi oleh ibunya, menegaskan pada tahun 2023 bahwa upacara tersebut akan terus berlangsung pada bulan keenam tahun tersebut.
Janji yang akan datang dalam jadwal resmi kerajaan yang sibuk
Trooping the Color menandai dimulainya serangkaian pertemuan penting bagi keluarga kerajaan dalam beberapa hari mendatang. Agenda monarki Inggris masih sibuk dengan acara-acara penting:
- Urutan Hari Garter:Senin depan, beberapa anggota senior akan berpartisipasi dalam upacara adat di Kastil Windsor.
- Ascot Kerajaan:Salah satu festival balap kuda terpenting di Inggris akan dimulai pada hari Selasa. Raja Charles, Ratu Camilla dan anggota keluarga kerajaan lainnya diperkirakan akan hadir sepanjang minggu ini.
Kemunculan di balkon Istana Buckingham mengakhiri edisi Trooping the Color lainnya, menegaskan kembali kehadiran keluarga kerajaan di salah satu acara paling simbolis dalam kalender Inggris, di tengah perayaan dan tantangan.
















