Franco Colapinto Difavoritkan Alpine pada 2027, dan Rumor Alonso Dianggap Sekadar Spekulasi di Paddock
Bahkan dengan munculnya banyak spekulasi baru-baru ini di berbagai kendaraan, potensi kembalinya Fernando Alonso ke Alpine pada tahun 2027, menggantikan Franco Colapinto dari Argentina, saat ini harus dilihat sebagai salah satu dari banyak rumor umum di lingkungan Formula 1. Colapinto nyatanya memposisikan diri sebagai kandidat utama untuk mengisi salah satu lowongan tim Prancis musim ini.
Pesaing asal Argentina Franco Colapinto menghadapi tantangan di awal musim debutnya di Alpine, namun telah menunjukkan kemajuan luar biasa sepanjang kejuaraan saat ini.
Saat ini, pemain Amerika Selatan itu telah mengumpulkan 16 poin untuk tim Prancis, meski ekspektasinya adalah performa yang lebih tinggi dalam hal poin.
Pada Grand Prix Barcelona terbaru, misalnya, ia kehilangan dua tempat di klasifikasi final setelah mendapat penalti waktu tambahan karena pelanggaran yang dilakukan di bawah bendera kuning.
Meskipun demikian, balapan tersebut sekali lagi menunjukkan kemampuan kecepatan pembalap muda tersebut.
Sebelumnya, Franco Colapinto meraih hasil terbaik sepanjang karirnya di Formula 1 di Grand Prix Miami dan Montreal.
Lebih jauh lagi, pembalap Amerika Selatan ini menunjukkan bahwa ia telah beradaptasi dengan baik terhadap dinamika internal tim, selalu didorong oleh semangat rekan senegaranya.
Ditanya oleh GP Blog, Colapinto merinci bagaimana adaptasinya terhadap aturan baru dan mobil berkembang secara progresif sepanjang musim.
Pesaing menyoroti transformasi yang luas: “Saya pikir banyak yang berubah, tentu saja. Ini adalah mobil baru, peraturan baru, semuanya benar-benar berbeda. Dan cara saya memulai tahun ini adalah kebalikan dari tahun lalu, tetapi juga tahun 2024. Saya melakukan tes akurasi lengkap. Dan secara keseluruhan, dengan mobil tersebut, saya merasa lebih nyaman sejak awal tahun. Entah kenapa, performa tersebut tidak terlihat di beberapa balapan pertama.”
Evolusi lagu Colapinto dengan Alpine sepanjang musim
Dengan pengecualian Grand Prix Monaco, di mana ia menyelesaikan balapan di luar zona poin, Colapinto mulai menunjukkan hubungan yang lebih kuat dengan kursi tunggal di etape terakhir.
Menurut Colapinto sendiri, upaya yang dilakukan tim sangat krusial dalam mengidentifikasi faktor-faktor yang membatasi performa mereka di awal tahun.
Atlet tersebut menyatakan bahwa dia merasa “jauh lebih nyaman di dalam mobil, lebih selaras, lebih terhubung dengan mobil. Dan, bagi saya, itulah perbedaan terbesarnya. Saya memiliki perasaan yang kuat bahwa saya berada dalam posisi yang baik, meskipun ritmenya tidak muncul. Kami bekerja keras untuk memahami alasannya. Dan ketika semuanya berjalan pada tempatnya, segalanya menjadi lebih mudah.”
Selain hasil terbaru, ada elemen lain yang sangat penting untuk masa depan kategori tersebut.
Tim Prancis sudah tak meragukan potensi dan kualitas pembalap asal Argentina tersebut.
Franco Colapinto sendiri mengaku merasakan kepercayaan diri yang datang dari tim, salah satu faktor yang turut berkontribusi dalam perkembangannya di lintasan.
Berdasarkan hal tersebut, semuanya menunjukkan bahwa Alpine bertujuan untuk mempertahankan pembalapnya pada tahun 2027 bersama Pierre Gasly, yang sudah memiliki hubungan kontrak jangka panjang dengan tim.
Spekulasi intens soal Fernando Alonso mencuat saat GP Spanyol
Akhir pekan lalu di Grand Prix Spanyol, beredar rumor yang menyebutkan bahwa Flavio Briatore bisa mengatur kembalinya Fernando Alonso ke Alpine pada 2027.
Spekulasi menyebutkan bahwa pebisnis Italia, yang seharusnya terus dikaitkan dengan tim untuk jangka waktu tertentu, akan tertarik untuk membawa juara dunia dua kali itu kembali ke proyek Prancis.
Namun, saat ini belum ada bukti kuat atau konkrit yang dapat mendukung kemungkinan rumor tersebut.
Prioritas utama tim Alpine tetap menjaga stabilitas internal dan mengkonsolidasikan duo pembalap bentukan Pierre Gasly dan Franco Colapinto.
Sebagian spekulasi muncul dari pembicaraan Alonso dengan Briatore saat balapan akhir pekan di Barcelona.
Beberapa portal berita melihat pertemuan itu sebagai tanda kemungkinan negosiasi sedang berlangsung.
Namun, penjelasan yang jauh lebih sederhana dan langsung dapat menjelaskan situasinya.
Flavio Briatore dikenal sebagai manajer Fernando Alonso selama bertahun-tahun, mengelola karier pengemudi.
Akibatnya, interaksi antara keduanya menjadi hal yang rutin dan normal di paddock Formula 1 yang sibuk.
Demikian pula, percakapan dan pertemuan yang tak terhitung jumlahnya terjadi di setiap Grand Prix tanpa menyiratkan perubahan tim di masa depan atau negosiasi yang signifikan.
Dengan demikian, hipotesis Fernando Alonso di Alpine pada tahun 2027, untuk saat ini, masih berada dalam spekulasi, sementara Franco Colapinto tetap menjadi nama terkuat yang tetap bersama Gasly dalam proyek tim Prancis.
















