Samsung Browser di One UI 9 memungkinkan Anda membuka PDF langsung di Samsung Notes
Fitur-fitur eksklusif baru sedang hadir di browser Samsung, berupaya memperkuat posisinya dalam menghadapi dominasi Chrome. Meski sering diremehkan, Samsung Browser memiliki sejarah dalam menawarkan fitur-fitur inovatif yang terkadang luput dari perhatian sebagian besar pengguna.
Dengan segera hadirnya One UI 9, yang saat ini masih dalam versi beta untuk seri Galaxy S26, Samsung tampaknya bertekad untuk menyoroti alasan mengapa browsernya layak mendapat tempat menonjol di layar smartphone dan tablet Galaxy.
Aplikasi versi 30.0.2.45 sudah menampilkan dua fitur utama baru, masih dalam tahap pengujian dan belum tersedia dalam versi stabil. Salah satunya menjanjikan dampak praktis yang signifikan, sementara yang lain dapat mengubah rutinitas pengguna Galaxy, bergantung pada penerapannya.
Fitur kecerdasan buatan baru meningkatkan navigasi di Samsung Browser
Inovasi pertama disebut Ask Anything dan mengintegrasikan rangkaian Browser Assist, bagian dari ekosistem Galaxy AI. Usulannya adalah menggabungkan kekuatan kecerdasan buatan dengan riwayat penelusuran pengguna untuk memberikan jawaban yang akurat dan kontekstual. Dimungkinkan untuk mengajukan pertanyaan tentang halaman yang sedang dibuka atau topik lainnya, dan sistem menggunakan kebiasaan penelusuran untuk menyempurnakan hasilnya.
Fitur ini sedang diuji secara internal di browser, menunjukkan bahwa Samsung merencanakan peluncurannya secara hati-hati dan bertahap. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah bahwa fungsi Ask Anything mungkin eksklusif untuk model tertentu di lini Galaxy, dan tidak akan didistribusikan secara universal ke semua perangkat yang menerima pembaruan One UI 9.
Integrasi PDF dengan Samsung Notes menyederhanakan pengelolaan dokumen
Fungsi kedua mungkin yang paling berdampak, meskipun penerapannya lebih hati-hati. Ketika Samsung Browser mengidentifikasi bahwa pengguna sedang membuka file PDF langsung dari web, muncul opsi untuk segera mengirimkannya ke Samsung Notes. Proses ini menghilangkan kebutuhan untuk mengunduh secara manual, membuka aplikasi pihak ketiga atau beberapa peralihan antar platform, sehingga sangat menyederhanakan alur kerja.
Google Chrome tidak menawarkan kemampuan asli ini, dan tidak ada browser pesaing lainnya yang terintegrasi secara langsung dan eksklusif dengan aplikasi catatannya sendiri. Meskipun mungkin tampak seperti hal kecil, bagi para profesional dan pelajar yang sering berurusan dengan dokumen di ponsel atau tablet mereka, optimalisasi ini menunjukkan penghematan waktu yang besar, menghilangkan langkah-langkah berulang sepanjang hari dan memperkuat kohesi ekosistem Galaxy.
Kustomisasi menu opsi merespons permintaan pengguna
Selain dua fitur utama tersebut, kemungkinan mengatur ulang urutan item di menu tiga titik browser juga dicatat. Ini adalah perubahan yang lebih fokus pada estetika dan kegunaan, namun telah diminta oleh komunitas pengguna Samsung selama beberapa waktu.
Sejauh ini, Samsung belum mengonfirmasi tanggal resmi peluncuran fitur baru tersebut. Namun, dimulainya fase beta One UI 9 di pasar seperti Jerman, India, Korea Selatan, Polandia, Inggris, dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa pengujian pertama di dunia nyata akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang.
















