Messi gagal mengeksekusi penalti melawan Austria di Piala Dunia dan menunda peluang untuk melampaui rekor Klose
Lionel Messi gagal mencapai tonggak bersejarah Piala Dunia pada hari Selasa, gagal mengeksekusi penalti penting selama pertandingan Argentina melawan Austria. Kegagalan yang terjadi pada menit-menit awal pertandingan di Dallas, Amerika Serikat, membuat kansnya menjadi pencetak gol tunggal terhebat sepanjang sejarah piala dunia sepak bola terhenti. Pemain nomor 10 Argentina itu sudah menyamai Miroslav Klose dari Jerman, keduanya mencetak 16 gol.
Tembakan penalti dan intervensi VAR
Enam menit memasuki babak pertama, striker Lautaro Martínez menerima bola di area terlarang dan dijatuhkan saat bermain dengan bek Austria Posch. Wasit Amin Mohamed Omar awalnya tidak memberikan penalti, namun diperingatkan oleh VAR untuk meninjau tindakan tersebut di monitor. Setelah analisis, keputusan tersebut dikonfirmasi: penalti menguntungkan tim Argentina, menimbulkan ekspektasi besar di stadion.
Tendangan keluar mencegah Klose mengatasi artileri
Dengan bola di sudut, Messi memiliki peluang untuk mencetak golnya yang ke-17 di Piala Dunia dan melampaui Miroslav Klose, menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen sepak bola paling bergengsi itu. Namun tendangan bintang asal Argentina itu masih melebar, di sisi kanan gawang yang dipertahankan Schlager, yang melepaskan tendangan sudut namun tak perlu turun tangan. Bola bahkan tidak memerlukan pertahanan, sehingga membuat frustrasi para penggemar dan pemain itu sendiri.
Relevansi rekor dan lintasan Messi di Piala Dunia
Rekor Miroslav Klose, yang dibuat pada tahun 2014, mewakili prestasi yang panjang umur dan konsistensi. Messi, di Piala Dunia kelimanya, berusaha melampaui angka tersebut, yang tidak hanya melambangkan bakat individu, namun juga kemampuan untuk tampil di level tertinggi di berbagai edisi turnamen. Dengan setiap golnya, ia mengukuhkan dirinya di antara nama-nama terhebat dalam sejarah olahraga ini, dan pencapaian rekor ini menambah babak tambahan dalam karier legendarisnya.
Reaksi tim Argentina setelah kesalahan awal
Setelah penalti yang terbuang, Argentina terus bertukar umpan di lini tengah, sementara Austria tetap menutup pertahanannya, berusaha menahan serangan tim Amerika Selatan. Di saat-saat berikutnya, tim Argentina berusaha menata ulang diri dan mempertahankan tekanan ofensif. Kedatangan efektif pertama dalam pertandingan terjadi sebelum penalti, dengan tembakan Almada melebar, yang sudah dianulir karena offside.
Dampaknya terhadap awal perjalanan Argentina di turnamen tersebut
Kegagalan penalti di menit-menit awal pertandingan Piala Dunia, apalagi mengingat beban sejarah yang ditanggung Messi, bisa berdampak signifikan terhadap dinamika pertandingan dan kepercayaan diri tim. Meski skor masih nol, tekanan terhadap Argentina untuk mencari kemenangan semakin menguat. Awal pertandingan ini menambah elemen dramatis pada babak penyisihan grup Argentina, dengan tim perlu bereaksi untuk memastikan kinerja yang kuat di turnamen.
















