Mulai sekarang! Argentina vs Austria di Piala Dunia FIFA 2026
Argentina memasuki lapangan Senin ini (22) di Stadion AT&T, di Arlington, dengan peluang mengamankan kualifikasi awal ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Usai kemenangan meyakinkan 3-0 atas Aljazair di laga debutnya, tim yang dipimpin Lionel Scaloni itu menghadapi Austria yang juga meraih tiga poin dengan mengalahkan Jordan 3-1.
Tim Albiceleste datang sebagai tim yang sangat difavoritkan, namun pertandingan ini menjanjikan ujian taktis yang menuntut. Austria yang dilatih Ralf Rangnick menerapkan gaya tekanan tinggi dan transisi cepat yang bisa menyulitkan tim Amerika Selatan. Pelatih asal Austria ini membentuk tim yang terorganisir, kompetitif dan sulit untuk disusupi, terutama dengan pemain seperti Marcel Sabitzer dan Konrad Laimer yang mendikte kecepatan di lini tengah.
Lionel Messi yang sudah menyamai rekor sejarah di kompetisi ini patut kembali menjadi sorotan. Kapten Argentina ini menunjukkan penampilan yang menentukan dan ingin menambah jumlah gol dan assistnya di Piala Dunia. Scaloni harus mempertahankan dasar debutnya, dengan Emiliano Martínez di gawang, lini pertahanan yang solid dan trio kreatif yang dibentuk oleh Enzo Fernández, Alexis Mac Allister dan Rodrigo De Paul mendukung serangan dengan Julián Álvarez atau Lautaro Martínez.
Di pihak Austria, ekspektasinya adalah pertandingan yang berani. Rangnick bertaruh pada intensitas kolektif untuk menetralisir bakat individu Argentina. Pertahanan, dengan David Alaba dan kawan-kawan, perlu membendung serangan dari samping, sementara serangan balik bisa menjadi senjata utama untuk memberikan kejutan.
Kemenangan bagi Argentina bisa dibilang menjamin satu tempat di babak sistem gugur dan bisa menjamin kepemimpinan Grup J, tergantung hasil lain di babak tersebut. Bagi Austria, hasil imbang sudah menjadi hasil yang bagus, namun tim mencari tiga poin untuk terus memimpikan lolos.
Stadion Amerika harus menerima banyak penonton, dengan fans hijau-kuning dan albiceleste menciptakan suasana hangat. Wasit Amin Mohamed Omar bertanggung jawab atas duel tersebut, yang menjadikan segalanya menjadi salah satu yang paling menarik di babak kedua penyisihan grup.
















