Pengacara menyerukan gigitan monyet dalam perjalanan ke Thailand untuk diperiksa atas kematian aktris Turki
Kematian mendadak aktris Turki Ece İrtem, yang dikenal karena perannya dalam produksi seperti “Yeni Gelin” dan “Yasak Elma”, telah mengalami perkembangan baru dan mengejutkan dalam beberapa jam terakhir. Uğur Gökkoyun, pengacara artis, mengajukan permintaan resmi ke Kantor Kejaksaan Turki agar dugaan gigitan monyet, yang dideritanya selama perjalanan baru-baru ini ke Thailand, dimasukkan sebagai salah satu hipotesis analisis ahli guna menentukan penyebab kematian.
Ece İrtem meninggal Senin lalu, tanggal 15, satu hari setelah menginjak usia 35 tahun. Sejak saat itu, pihak keluarga secara aktif mencari jawaban tentang penyebab kematian aktris tersebut. Menurut keterangan Gökkoyun, kecurigaan tersebut muncul setelah ada laporan dari kerabatnya yang menyebutkan bahwa ia digigit monyet saat berkunjung ke Asia Tenggara. Adanya tiga bekas luka di lengan kiri artis, menurut pengacara, semakin memperkuat urgensi mengusut kemungkinan tersebut.
Permintaan hukum untuk mempertimbangkan gigitan monyet dalam analisis ahli
Dalam pernyataannya kepada jurnalis Turki Birsen Altuntaş, Gökkoyun menjelaskan bahwa dia berkonsultasi dengan beberapa ahli tentang potensi dampak dari cedera tersebut. Ia menggarisbawahi bahwa, meskipun jarang terjadi, cedera yang disebabkan oleh gigitan monyet, dalam situasi tertentu, dapat menyebabkan infeksi parah dan sepsis, yang dikenal sebagai infeksi umum, yang dapat berakibat fatal. Tingkat keparahan infeksi bakteri atau virus yang ditularkan oleh primata merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam penyelidikan medis.
— Setelah menemukan tiga bekas luka di lengan kiri klien saya Ece İrtem, anggota keluarga melaporkan bahwa dia digigit monyet selama perjalanan ke Thailand. Saat berkonsultasi dengan spesialis, kami mengetahui bahwa jenis cedera ini dapat menyebabkan akibat yang fatal, termasuk sepsis. Oleh karena itu, hari ini kami mengajukan permintaan agar hipotesis tersebut juga dievaluasi selama otopsi – kata pengacara.
Hingga saat ini, pihak berwenang Turki belum merilis secara terbuka hasil tes resmi yang dapat memperjelas penyebab kematian tersebut. Permintaan yang diajukan oleh pihak pembela mempunyai tujuan tunggal untuk memastikan bahwa kemungkinan komplikasi akibat dugaan gigitan monyet secara resmi dimasukkan ke dalam jalur investigasi yang dilakukan oleh para ahli.
Beberapa hari sebelum kematiannya, pada 10 Juni, Ece İrtem telah membagikan di profil media sosialnya beberapa foto yang merekam perjalanannya ke berbagai negara di Asia Selatan, membenarkan periode dan wilayah liburan yang seharusnya.
Jenazah aktris tersebut dimakamkan pada hari Rabu tanggal 17 di kota Kuşadası, yang terletak di Turki bagian barat. Upacara pemakaman dihadiri sejumlah besar keluarga, teman dan rekan profesional, dan ditandai dengan suasana keributan dan rasa sakit yang kuat. Saat berduka, ibu artis tersebut membutuhkan dukungan setelah merasa tidak sehat, dan menyoroti dampak mendalam dari kehilangan tersebut.
















