Dengan 16 gol di Piala Dunia, Mbappé menghindari fokus pada pencapaian Messi dan fokus pada evolusi tim
Kylian Mbappé dengan cepat meningkatkan jumlah golnya menyusul penampilan Lionel Messi dalam pertarungan memperebutkan pencetak gol terbanyak bersejarah Piala Dunia. Striker Prancis itu mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 melawan Irak, mencetak 16 gol dan menyamai Miroslav Klose yang memegang rekor tersebut di awal turnamen.
Sesaat sebelumnya, Messi berhasil mengungguli mantan pemain Jerman itu dengan mencetak 18 gol setelah mencetak dua gol dalam kemenangan Argentina atas Austria, dalam pertandingan yang dimainkan Senin lalu.
Beberapa jam kemudian, nama utama tim Prancis masuk ke lapangan dan juga mencetak dua gol. Meski demikian, sang pemain menyatakan persaingan langsung dengan atlet asal Argentina tersebut bukanlah fokus utamanya saat ini.
“Tidak ada perselisihan,” kata Mbappé. “Leo selalu mencetak gol, terus mencetak gol dan akan terus mencetak banyak gol. Saya tidak memperhatikan apa yang dia lakukan, karena jika dia melakukannya, saya harus bekerja lebih keras lagi untuk mengungguli dia”, tegas sang striker.
“Saya hanya fokus pada tim saya”, tambahnya. “Ketika Anda mencetak gol, secara alami Anda akan semakin dekat dengan kelompok elit, namun saya tegaskan kembali: bagi saya, prioritasnya adalah mengikuti perkembangan kolektif kita.”
Bahkan ketika pemain berusia 38 tahun itu memimpin skor, Mbappé memiliki statistik penting: rata-rata satu gol per pertandingan yang dimainkan di Piala Dunia.
Pemain nomor 10 Prancis itu berpartisipasi dalam 16 pertandingan sepanjang Piala Dunia edisi 2018, 2022, dan 2026 dengan mengumpulkan total 16 gol.
Sebagai perbandingan, striker yang bermain untuk Real Madrid itu mencapai rekor Klose hanya dalam 16 pertandingan. Sebaliknya, Lionel Messi membutuhkan 27 pertandingan untuk mencapai rekornya saat ini. Miroslav Klose sendiri, sebelum dilampaui, sempat mengalahkan rekor Ronaldo Fenômeno dalam 23 pertandingan.
“Saya tidak khawatir dengan gelar top skorer”, yakin sang atlet. “Yang paling penting bagi saya adalah kami memiliki struktur tim yang solid untuk mempercayai kemampuan kami. Saya selalu mencetak gol di Piala Dunia, jadi itu bukan sesuatu yang membuat saya terjaga di malam hari”, kata Mbappé.
“Yang terpenting, saya ingin tim maju, karena kami akan diuji secara intens jika ingin mencapai final,” tutupnya.
Setelah mencapai 100 pertandingan untuk tim nasional Prancis, Mbappé akan bermain di putaran ketiga Piala Dunia sebelum Messi. Pada dua laga sebelumnya, kedua tim masuk lapangan di hari yang sama.
Tim Prancis akan bersaing untuk memimpin Grup I melawan Norwegia Jumat depan, pukul 16.00 (waktu Brasília), di Boston. Sebaliknya, Argentina akan bermain melawan Jordan pada hari Sabtu, pukul 23.00 (waktu Brasília), di Dallas. Jadwal ini memberikan kesempatan bagi striker Prancis itu untuk meningkatkan tekanan pada rival asal Argentina itu dalam daftar pencetak gol.
















