Pada usia 39, Lionel Messi bersinar di Piala Dunia dan merayakan ulang tahunnya dengan wahyu tentang neneknya dan Antonela
Bintang Argentina Lionel Messi, yang akan berulang tahun ke-39 pada Rabu (24/6) ini, mencapai tonggak sejarah dengan menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia. Pemain nomor 10 Argentina itu mencetak lima gol dalam dua pertandingan pertama Piala Dunia 2026, sehingga totalnya menjadi 18 gol dalam enam edisi turnamen. Perayaan ulang tahun berlangsung di tengah kemungkinan partisipasi terakhirnya dalam kejuaraan, di mana ia terus menjadi protagonis.
Ikon di lapangan: perjalanan Messi di Piala Dunia
Dengan performa impresifnya di edisi kali ini, sang striker semakin mengukuhkan posisinya di antara pemain-pemain hebat sepak bola. Selain melampaui tonggak sejarah di lapangan, Messi terus menjadi sosok sentral di timnas Argentina, sebuah prestasi luar biasa bagi atlet seusianya di level kompetisi tertinggi.
Inspirasi Nenek Celia dalam karir bintang Argentina itu
Sebelum ketenarannya mendunia, ada satu orang yang berperan penting dalam awal perjalanan sepak bola Lionel Messi: nenek dari pihak ibu, Celia. Dia bersikeras agar Messi muda diterima di Grandoli, klub lokal di Rosario, kampung halamannya. Hilangnya Celia pada tahun 1998, ketika sang pemain baru berusia 11 tahun, adalah salah satu kesedihan terbesarnya, menurut sang bintang sendiri, karena ia tidak menyaksikan kesuksesan gemilangnya.
Kehidupan pribadi: bertemu Antonela Roccuzzo sebagai seorang anak
Di luar lapangan, kehidupan Messi juga diwarnai dengan cerita unik. Dia bertemu istri dan ibu dari ketiga anaknya, Antonela Roccuzzo, ketika dia baru berusia lima tahun. Selama bertahun-tahun, hubungan tersebut semakin kuat, dan penyerang memberi penghormatan kepada Antonela dengan beberapa tato di tubuhnya, menyoroti pentingnya keluarga dalam hidupnya.
Warisan Messi dan kehadirannya yang menentukan di tim nasional
Pada usia 39 tahun, kemampuan Messi untuk tetap berada di puncak sepakbola dunia, memecahkan rekor dan menjadi penentu di Piala Dunia yang mungkin menjadi Piala Dunia terakhirnya, merupakan bukti dedikasi dan bakatnya yang tak tertandingi. Umur panjangnya dalam olahraga ini, di era tuntutan fisik dan taktis yang tinggi, menonjolkan disiplin dan adaptasi berkelanjutannya terhadap permainan. Kegigihannya pada level tinggi ini, lebih dari sekedar angka, memperkuat statusnya sebagai salah satu atlet terhebat dalam sejarah, melampaui waktu dan ekspektasi.
Keingintahuan yang menandai lintasan penyerang
Meski sukses besar, karier Messi penuh dengan momen dan detail yang kurang diketahui masyarakat umum. Dari dukungan tanpa syarat dari neneknya, yang melihatnya mengambil langkah pertama dalam sepak bola, hingga cinta masa kecil yang menjadi keluarganya, elemen-elemen ini mengungkapkan sisi yang lebih manusiawi dari kejeniusan bola. Sejarahnya di luar lapangan sama kayanya dengan prestasinya di lapangan.
















