Penampilan Rayan di Piala Dunia memperkuat posisi sang striker sebagai pemain yang tidak bisa ditawar di Bournemouth
Klub Inggris Bournemouth telah mengamati dengan cermat kemajuan Rayan selama Piala Dunia saat ini. Penampilannya yang luar biasa dalam kemenangan 3-0 tim Brasil melawan Skotlandia, di babak ketiga Grup C Rabu lalu, menarik perhatian khusus.
Tim teknis baru klub Inggris, yang kini di bawah arahan pelatih Jerman Marco Rose, mengungkapkan kepuasan besar atas penampilan sang striker. Topik ini bahkan ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir di kalangan berbagai anggota departemen sepak bola klub.
Meski apresiasi Rayan semakin cepat, situasi tersebut tidak menimbulkan kekhawatiran bagi Marco Rose. ESPN memahami bahwa talenta muda Brasil dianggap tidak tersentuh dan tersingkir dari bursa transfer Eropa musim panas ini, menggarisbawahi strategi Bournemouth untuk mempertahankan aset utamanya setelah melakukan investasi yang signifikan.
Direktur Inggris bekerja dengan tujuan kuat untuk mempertahankan sang striker untuk musim 2026/27 berikutnya. Mereka berharap pemain bernomor punggung 37 itu bisa memainkan peran yang lebih krusial di tim, setelah bermain dalam 15 pertandingan dan menyumbangkan lima gol serta dua assist dalam enam bulan pertamanya di tanah Inggris.
Di usianya yang baru 19 tahun, Rayan tiba di Bournemouth pada paruh kedua musim sebelumnya. Negosiasi dengan Vasco diselesaikan dengan nilai global sebesar 35 juta euro, dimana 28,5 juta di antaranya bersifat tetap dan 6,5 juta lainnya bersifat variabel.
















