Penggemar di Bangladesh pada Piala Dunia: semangat untuk Brasil dan Argentina melampaui tim itu sendiri dan mengungkapkan semangat unik terhadap sepak bola global
Bangladesh, negara Asia yang bertetangga dengan India dan secara historis termasuk negara termiskin, saat ini berada di posisi 181 dalam peringkat FIFA, yang mencakup 211 tim. Meskipun Piala Dunia diperluas dari 32 menjadi 48 tim, kemungkinan negara tersebut berkompetisi di turnamen dunia untuk pertama kalinya masih kecil.
Performa tim Bangladesh di kualifikasi Piala Dunia terakhir menyoroti tantangan yang dihadapi tim. Tim berhasil melaju setelah bermain imbang 1-1 di laga tandang dan kemenangan kandang 2-1 melawan Maladewa. Namun lintasan mereka terhenti ketika mereka terjerumus ke grup rumit bersama Australia, Palestina, dan Lebanon, mengakhiri partisipasi mereka di peringkat keempat dengan hanya meraih satu poin.
😱😱😱😱This isn't in Brazil… 🇧🇩🇧🇩🇧🇩🇧🇩
— @voltage-k 🇧🇷 (@voltage_k100) June 25, 2026
this is in Bangladesh!! Moment of Brazil's goal:pic.twitter.com/q5HjQr6VBf
Performa buruk tim nasional bukanlah hal yang mengejutkan bagi masyarakat Bangladesh, yang menunjukkan antusiasme yang terbatas terhadap tim sepak bola mereka sendiri. Namun, semangat yang kuat terhadap Brasil dan Argentina mendominasi negara ini, terutama selama turnamen Piala Dunia. Populasi secara fanatik terbagi antara dua raksasa Amerika Selatan, mengubah negara itu menjadi panggung persaingan nyata antara idola seperti Lionel Messi dan Neymar. Fenomena ini menyoroti bagaimana absennya timnas kompetitif di negara sendiri membuka ruang pengabdian kepada kekuatan sepak bola global, menunjukkan kuatnya narasi olahraga internasional. Media lokal mencatat bahwa, meskipun Brasil secara tradisional memiliki lebih banyak penggemar, kemenangan Argentina di Piala Dunia baru-baru ini mungkin akan mengubah dinamika ini di tahun-tahun mendatang.
















