CEO Volkswagen mengumumkan rencana restrukturisasi drastis dengan potensi pengurangan hingga 100.000 pekerjaan
CEO Volkswagen Oliver Blume mengungkapkan proyek restrukturisasi yang berani untuk produsen mobil Jerman tersebut, yang mencakup penghapusan hingga 100.000 pekerjaan dan penutupan produksi secara bertahap di empat pabrik di Jerman. Inisiatif ini bertujuan untuk sepenuhnya mengubah merek VW menjadi entitas bisnis baru.
Proposal ambisius ini merupakan reformulasi terbesar dalam 89 tahun sejarah perusahaan. Blume, bersama dengan Chief Financial Officer Arno Antlitz, memimpin rekonfigurasi bisnis secara mendalam, yang mencakup penciptaan unit terpisah untuk merek inti Volkswagen dan operasi suku cadangnya.
Strategi yang disajikan melebihi tujuan program yang sudah berjalan yang bertujuan untuk memangkas 50.000 lapangan kerja. Khususnya, gerakan baru ini terjadi meskipun ada perjanjian yang ditandatangani pada tahun 2024 dengan serikat pekerja, yang menjamin tidak ada penutupan pabrik di Jerman selama dekade ini.
Unit manufaktur di Jerman yang akan terkena dampak perubahan ini
Perusahaan berencana menghentikan aktivitas produksi di pabrik di Hanover, Zwickau dan Emden dalam jangka menengah, selain di pabrik Audi di Neckarsulm, segera setelah siklus hidup model saat ini berakhir. Secara keseluruhan, unit-unit tersebut mempekerjakan sekitar 40 ribu orang dan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 750 ribu kendaraan.
Pilar lain dari rencana tersebut melibatkan pengurangan signifikan dalam investasi yang direncanakan oleh Volkswagen. Harapannya adalah perusahaan akan mengurangi kontribusinya sekitar 15%, dengan total lebih dari 130 miliar euro selama lima tahun ke depan.

Langkah selanjutnya dan presentasi konsep untuk tahun 2030
Konsep bertajuk “Group Target Picture” untuk tahun 2030 disampaikan oleh Blume kepada dewan eksekutif produsen mobil tersebut. CEO sekarang berencana untuk menyerahkan rencana rinci untuk disetujui kepada dewan pengawas pada tanggal 9 Juli.
Serikat pekerja dan dewan pabrik bereaksi terhadap rencana restrukturisasi tersebut
Sehubungan dengan pengungkapan tersebut, dewan pekerja Volkswagen dan serikat pekerja IG Metall yang berpengaruh telah menyatakan penolakan yang kuat. Dalam pernyataan bersama, entitas tersebut memperingatkan bahwa mereka akan menggunakan segala upaya yang mungkin dilakukan untuk menghentikan tindakan tersebut, jika manajemen perusahaan memutuskan untuk menerapkannya.
Meskipun besarnya pengumuman mengenai restrukturisasi dan pengurangan personel, saham Volkswagen mencatat sedikit fluktuasi di pasar modal setelah informasi tersebut dirilis.
















