Ledakan kosmik yang penuh teka-teki mengejutkan para ilmuwan setelah dicatat oleh pesawat luar angkasa Tiongkok, Einstein Probe
Peristiwa kosmik yang belum pernah terjadi sebelumnya baru-baru ini terdeteksi oleh wahana Einstein Probe Tiongkok, membuat komunitas ilmiah penasaran. Ledakan tersebut, yang ditangkap dalam sinar-X, tidak sejalan dengan klasifikasi fenomena bintang mana pun yang diketahui.
Catatan tersebut menunjukkan dua kilatan sinar-X yang berbeda, dengan selang waktu sekitar 200 detik di antara keduanya. Urutan anomali ini menantang model astronomi saat ini dan menunjukkan terjadinya jenis letusan yang belum dipahami.
Penemuan tak terduga selama pemindaian teleskop rutin Tiongkok
Einstein Probe, yang diluncurkan pada tahun 2024 oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok bekerja sama dengan Badan Antariksa Eropa, memiliki tujuan utama untuk memantau peristiwa-peristiwa berenergi tinggi dan berumur pendek di alam semesta. Fungsinya untuk memindai langit untuk mencari kilatan cahaya yang muncul dan menghilang dengan cepat, dan dalam konteks inilah fenomena tersebut muncul dengan cara yang tidak terduga.
Pada tanggal 5 Maret 2024, penyelidikan mengidentifikasi peristiwa yang diberi nama EP240305a. Awalnya, kilatan sinar-X yang berlangsung sekitar dua menit terekam. Lebih dari tiga menit kemudian, denyut nadi kedua yang bahkan lebih lama terlihat.
Kehadiran puncak kedua yang begitu dekat dengan puncak pertama inilah yang paling membuat penasaran para ilmuwan. Pola yang berulang dalam waktu singkat ini tidak biasa dan berbeda dari peristiwa astronomi yang terdokumentasi sebelumnya.
A Sonda Espacial 'Einstein' da China Detectou Uma Misteriosa Explosão Cósmica, e os Cientistas Não Fazem Ideia do Que a Causou https://t.co/QLYl9veoyI pic.twitter.com/USBfXu0Qbi
— Brazilian Space (@brazilian_blog) June 25, 2026
Segera, teleskop baik di darat maupun di luar angkasa dilatih di wilayah asal sinyal. Tujuannya adalah untuk mengungkap sifat dari fenomena tersebut, namun mengumpulkan lebih banyak data hanya akan menambah misteri, sehingga semakin sulit untuk dimasukkan ke dalam kategori yang ada.
Sinyal sinar-X memudar dalam hitungan hari, sementara emisi radio yang terkait dengan ledakan secara bertahap berkurang dalam beberapa minggu. Perbedaan waktu hilangnya sinyal menambah lapisan kompleksitas pada analisis.
Dalam upaya untuk mengkategorikan peristiwa tersebut, para peneliti membuat perbandingan dengan beberapa kejadian langit yang sudah dikatalogkan:
- Gangguan pasang surut, yang terjadi ketika lubang hitam menghancurkan sebuah bintang.
- Ledakan bintang berumur pendek.
- Emisi radio terkait dengan letusan kosmik lainnya.
- Transien sinar-X cepat yang diidentifikasi sebelumnya.
Namun, tidak ada penjelasan yang mampu mereproduksi seluruh fitur yang diamati pada peristiwa EP240305a.
Penelitian menunjukkan hipotesis ledakan sinar gamma, namun datanya kurang
Hipotesis yang paling mendekati deskripsi EP240305a adalah ledakan sinar gamma (GRB), sejenis peristiwa ekstrem yang terkait dengan matinya bintang masif atau tabrakan di antara keduanya. Namun, ada satu aspek penting yang menyimpang dari norma: tidak ada sinyal sinar gamma yang terdeteksi.
Mengingat ketidakhadiran ini, tim peneliti memilih klasifikasi yang lebih khusus. Mereka menggambarkan fenomena tersebut sebagai fenomena sementara dengan karakteristik GRB, namun “gelap” dalam sinar gamma, menyoroti bahwa data saat ini tidak memungkinkan konfirmasi pasti mengenai asal usulnya sebagai GRB tradisional.
Ketidakpastian inilah yang menjadikan kasus ini penting secara ilmiah. Kurangnya konsensus dan keputusan akhir membuat fenomena ini terbuka untuk penemuan-penemuan baru.
Masih ada pertanyaan tentang asal usul dan sifat sinyal misterius tersebut
Di antara teori-teori yang sedang dipertimbangkan, ada yang berpendapat bahwa pancaran energi ledakan mungkin diarahkan menjauhi Bumi atau tertutup oleh material di sekitar sumbernya. Namun, gagasan ini dan gagasan lainnya tetap mungkin terjadi, tanpa bukti.
EP240305a masih dalam studi intensif, dan para ilmuwan menekankan bahwa peristiwa seperti ini sangat berharga karena menantang pengetahuan yang terkonsolidasi, mendorong sains untuk mencari pemahaman baru tentang alam semesta.
Masih belum ada penjelasan konklusif atas fenomena yang diamati oleh Einstein Probe. Kurangnya jawaban pasti inilah yang menjadikan sinyal ini sebagai objek penyelidikan mendasar dalam astronomi modern.
















