Alexander Zverev mengalahkan Altmaier dengan straight set dalam debut Rome Masters

Alexander Zverev

Alexander Zverev - Foto: Instagram

Alexander Zverev membutuhkan 1 jam 44 untuk mengatasi rekan senegaranya Daniel Altmaier dalam debut Masters 1000 Roma. Petenis Jerman unggulan nomor 2 itu menang 7/5 dan 6/3 Jumat ini, 8 Mei. Pertandingan di lapangan tengah sempat tertunda lebih dari satu jam karena hujan.

Pertandingan tersebut menandai penampilan kesepuluh Zverev di turnamen Italia. Ele kini memiliki 28 kemenangan dalam kompetisi tersebut, angka yang menempatkannya setara dengan Thomas Muster dan Adriano Panatta di posisi kedelapan dalam daftar pemenang terbesar di Roma dan Era Aberta.

https://twitter.com/TennisTV/status/2052774730713747773?ref_src=twsrc%5Etfw

Espera karena hujan menandai dimulainya pertandingan

Konfrontasi dimulai dengan penundaan yang signifikan. Para pemain menunggu lebih dari 90 menit sebelum memasuki lapangan. Zverev, peringkat 3 dunia, mendapat perlawanan dari rekan senegaranya yang menempati posisi lebih rendah di peringkat tersebut.

Altmaier memberikan tekanan khusus pada set pertama. Ele mengembalikan jeda saat Zverev berfungsi untuk menutup sebagian. Unggulan teratas bereaksi dan berhasil melakukan break lagi pada game ke-12 yang ditutup pada 7/5. Kedua petenis ini bergantian melakukan agresi dan pertahanan solid sepanjang reli.

Zverev mengontrol set kedua setelah reaksi

Di set kedua, Altmaier memulai lebih dulu dan melakukan servis untuk memimpin 3/1. Zverev segera mengembalikan jeda. Petenis Jerman itu menyelamatkan tiga break point pada game ketujuh, bangkit dari kedudukan 0-40 dan mematahkan servis lawannya pada game kedelapan. Ele mengkonfirmasi servisnya sendiri di game kesembilan dan memastikan kemenangan.

Petenis nomor 3 di peringkat itu memenangkan 70% poin pada servis pertama dan memanfaatkan empat dari lima break point. Altmaier mencatatkan tingkat keberhasilan 61% pada servis pertamanya dan hanya mengkonversi dua dari delapan break point. Zverev mendominasi poin penerimaan servis dengan tingkat keberhasilan 56%.

  • Zverev memukul 30 ace melawan 3 ace lawannya
  • Orang Jerman itu tidak melakukan kesalahan ganda
  • Altmaier memenangkan total 13 pertandingan dibandingkan dengan 13 Zverev
  • Zverev mencetak 67 poin melawan 56 poin lawannya
  • Unggulan ke-2 memenangkan sembilan service game

Declarações setelah duel

Zverev mengakui kesulitan tersebut. Ele menyatakan bahwa pertandingan tersebut berlangsung alot secara fisik dan memuji penampilan Altmaier yang dianggapnya sebagai performa terbaik rivalnya melawannya. Pelatih asal Jerman ini menyoroti perlunya agresi terhadap pemain bertahan dan pentingnya mengendalikan reli-reli panjang.

Petenis berusia 29 tahun itu mempertahankan rekor debut bagusnya di Roma. Ele hanya kalah satu kali pada ronde pertama, yaitu pada tahun 2019, dari Matteo Berrettini. Kemenangan hari Jumat ini merupakan kemenangan ke-28 dalam karir Foro Italico-nya.

Caminho di ronde ketiga

Zverev kini menunggu pemenang duel antara Tallon Griekspoor Belanda dan Alexander Blockx Belgia. Pemain asal Jerman ini ingin melaju sejauh mungkin di turnamen tersebut, di mana ia telah memenangkan gelar pada dua kesempatan sebelumnya.

Laga Jumat ini mempertegas konsistensi Zverev di lapangan tanah liat pada awal musim Eropa. Ele mencapai Roma setelah performa bagus baru-baru ini di acara lainnya. Janji temu berikutnya bisa dilakukan Jumat atau Sabtu ini, tergantung jadwal.

Estatísticas mengkonfirmasi keunggulan

Nomor pertandingan menunjukkan keseimbangan relatif di set pertama dan kontrol yang lebih besar dari Zverev di set kedua. Pemain Jerman itu lebih efisien dalam menentukan poin dan memanfaatkan peluang break dengan lebih baik. Altmaier memberikan perlawanan yang baik, namun tak mampu menjaga kecepatan di momen-momen akhir tiap set.

Kemenangan tersebut menjadikan Zverev sebagai salah satu favorit untuk melanjutkan di Masters 1000 Italia. Turnamen tersebut mempertemukan nama-nama utama di sirkuit lapangan tanah liat putra sebelum Roland Garros.

Lihat Juga