Serangan kekerasan menyebabkan wanita tidak sadarkan diri di peron stasiun Parada Inglesa Metro São Paulo
Seorang wanita pingsan di peron stasiun Parada Inglesa, Jalur 1-Biru Metro São Paulo, pada Senin malam (15). Gambar yang direkam penumpang menunjukkan korban tergeletak dengan pendarahan di hidung dan dahi.
Kasus ini berawal dari percobaan pencurian. Penyerang diduga mencoba mencuri ponsel wanita tersebut saat masih berada di dalam gerbong. Ketika dia gagal, dia mendorongnya keluar dari kereta dan menendang wajahnya, menurut laporan saksi.
Agen keamanan Metro turun tangan dengan cepat, menahan tersangka di tempat kejadian dan membawanya ke Distrik Polisi ke-73, di Jaçanã. Dia dibebaskan setelah prosedur awal.
Cedera tubuh tergantung pada keluhan korban
Sekretariat Keamanan Umum (SSP) mengklasifikasikan insiden tersebut sebagai cedera tubuh. Karena ini merupakan kejahatan tindak pidana bersyarat, maka penyidikan hanya dilanjutkan jika korban meresmikan perwakilan pidana dalam batas waktu yang ditentukan secara hukum.
Wanita tersebut menerima perawatan pertamanya di stasiun dan dibawa ke Ruang Gawat Darurat Mandaqui untuk mendapatkan perawatan medis.
Kekerasan di angkutan umum di São Paulo
Kasus agresi di atau dekat stasiun Metro dan CPTM berulang kali terjadi di ibu kota São Paulo. SSP melaporkan bahwa, dalam lima bulan pertama tahun 2026, 454 tersangka ditangkap karena kejahatan yang dilakukan di metro atau fasilitas yang berdekatan.
Peristiwa di Parada Inglesa memperkuat kekhawatiran mengenai keamanan di platform, terutama pada waktu yang lebih lambat, ketika penumpang lebih rentan terhadap serangan kriminal.
Metro São Paulo memiliki tim keamanan di stasiun dan menyarankan pengguna untuk segera menghubungi agen dalam situasi berisiko.
















