Benfica memulai kompetisi yang kuat untuk merekrut bek Brasil yang menjanjikan, Gabriel Índio, yang bermain untuk Athletic-MG, sebuah klub di divisi dua Kejuaraan Brasil. Pemain yang sudah melakukan negosiasi lanjutan dengan Napoli, kini menjadi pusat persaingan sengit antar klub-klub Eropa.
Informasi yang diperoleh ESPN menunjukkan bahwa tim asal Portugal kini memiliki keunggulan signifikan dalam bernegosiasi untuk merekrut talenta muda. Pasalnya, klub Italia itu bakal mengganggu jalannya pembicaraan dalam beberapa hari terakhir sehingga membuka ruang bagi tim Lisbon untuk menyerang.
Sebelumnya, Napoli bersedia membayar sekitar 4 juta euro, nilai yang pada nilai tukar real Brasil saat ini setara dengan sekitar 27 juta reais, untuk memastikan kedatangan Índio ke dalam skuad. Proposal tersebut mencerminkan ketertarikan atas janjinya di kancah sepak bola.
Menjelang ulang tahunnya yang ke-18, Gabriel Índio dipandang oleh Benfica sebagai akuisisi strategis, mewakili masa kini dan masa depan pertahanan. Harapannya adalah dia akan diintegrasikan langsung ke dalam pemeran utama.
Pergerakan ini merupakan bagian dari siklus baru di klub yang kini di bawah komando pelatih Marco Silva, eks Fulham. Kedatangan Silva menyusul kepergian José Mourinho, yang baru-baru ini mengambil alih jabatan direktur Real Madrid, menunjukkan kemungkinan reorientasi dalam kebijakan penandatanganan Benfica, dengan fokus pada talenta muda untuk tim utama.

