Bailey Zimmerman Menghadapi Tuduhan Kejahatan karena Menghancurkan Kamar Hotel Albuquerque
Penyanyi country Bailey Zimmerman sedang diselidiki di New Mexico, menghadapi tuduhan kejahatan dan pelanggaran ringan setelah diduga bertanggung jawab atas kerusakan kamar hotel senilai lebih dari $16.000. Situasi hukum artis tersebut terungkap melalui penyelidikan TMZ.
Dokumen hukum yang baru-baru ini dirilis ke TMZ mengungkapkan bahwa Polisi Sandia mengajukan permintaan surat perintah penangkapan untuk artis tersebut pada tanggal 18 Juni. Pihak berwenang bermaksud untuk mendakwanya dengan tindak pidana kejahatan atas kerusakan properti dan pelanggaran ringan karena mendapatkan layanan secara curang.
Detail perilaku di hotel
Proses hukumnya bermula dari dugaan kejadian yang terjadi pada 27 Mei lalu. Pada tanggal tersebut, menurut laporan resmi, Bailey Zimmerman diduga mengamuk di bawah pengaruh alkohol, mengakibatkan kamarnya hancur dan penampilannya dibatalkan, yang berpuncak pada pengusirannya dari resor.
Pernyataan polisi menunjukkan bahwa Zimmerman dijadwalkan tampil di amfiteater di Sandia Resort and Casino yang terletak di Albuquerque. Namun, tim keamanan hotel melaporkan kepada polisi bahwa penyanyi tersebut terlihat mabuk sepanjang malam.
Selama pemeriksaan suara, pihak berwenang menuduh artis tersebut menunjukkan perilaku agresif, terhuyung-huyung dan berulang kali terjatuh di atas panggung. Di antara tindakan yang dijelaskan, dia akan melempar mikrofon, melempar simbal, dan menjatuhkan komponen drum.
Menurut pernyataan tersumpah, Bailey Zimmerman meninggalkan panggung dalam keadaan marah beberapa kali, sampai dia meninggalkan sound check sama sekali dan kembali ke akomodasinya di resor.
Saat ia berjalan menuju kendaraan, penyanyi tersebut diduga meludah ke arah petugas keamanan, mengungkapkan ketidakpuasannya karena dikendarai dengan SUV berwarna putih, dan bukan SUV hitam, sebelum akhirnya naik ke pesawat.
Para profesional kesehatan yang merawatnya setelah kembali ke resor menyadari bahwa Bailey Zimmerman mengalami disorientasi parah, hingga kehilangan sepatu, lututnya berdarah, dan membutuhkan dukungan dari timnya untuk bergerak di sekitar koridor.
Pernyataan tersebut menyatakan bahwa musisi tersebut memutuskan untuk membatalkan pertunjukan yang dijadwalkan pada malam itu, yang mengakibatkan dia dikeluarkan dari resor. Awalnya, dia menolak menggunakan transportasi yang ditawarkan oleh pihak hotel, sehingga pihak hotel memanggil polisi.
Pihak berwenang kemudian mengkonfirmasi bahwa Zimmerman mematuhi instruksi, naik bus dan diantar keluar dari lokasi resor.
Namun keesokan harinya, tim kebersihan menemukan kamar artis tersebut dalam keadaan hancur total, dengan kerugian diperkirakan mencapai US$16.000.
Di antara kerusakan yang terjadi adalah televisi, pesawat telepon, meja kopi, dan dua kursi. Tim hotel juga menunjukkan adanya lubang di salah satu dinding, kerusakan pada dinding lainnya, noda pada karpet dan tidak adanya sepasang kursi, serta merinci tingkat kerusakan material.
Tuduhan keuangan dan pencarian kontak
Selain itu, pihak hotel menyatakan bahwa Bailey Zimmerman mempunyai hutang lebih dari $400 dari konsumsi alkohol di kamar, sebuah rekening yang belum dilunasi.
Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa upaya kontak dilakukan oleh manajemen resor dan polisi, untuk mencari komunikasi dengan penyanyi dan perwakilannya. Kurangnya pengembalian menjadi faktor penentu dikeluarkannya surat perintah penangkapan selanjutnya.
Tim Bailey Zimmerman dihubungi untuk mengomentari kejadian tersebut, namun hingga saat ini belum ada tanggapan.
















