Film “Toy Story 5” yang telah lama ditunggu-tunggu memulai debutnya di bioskop pada Kamis (18) lalu, memicu minat besar dari para penggemar tentang tanggal rilis perjalanan baru Woody, Buzz Lightyear, dan Jessie di platform streaming. Dalam narasinya, para mainan veteran dihadapkan pada tantangan teknologi di dunia anak-anak, setelah Bonnie kecil menerima sebuah tablet. Sulih suara aslinya kembali menampilkan suara Tom Hanks, yang dikenal dengan “Waiting for a Miracle”, dan Tim Allen, dari “A Very, Very Crazy Christmas”.
Berlangsung lebih dari satu setengah jam, produksi film ini disutradarai oleh Andrew Stanton, yang bertanggung jawab atas “Finding Nemo”. Bagi mereka yang mencari informasi tentang perkiraan kedatangan “Toy Story 5” di katalog Disney+, di bawah ini adalah semua detail terkait rilis digitalnya.
Plot Toy Story 5 baru mengeksplorasi dampak teknologi pada permainan
Ditetapkan tiga tahun setelah peristiwa fitur keempat, cerita ini kembali membahas Woody, Buzz Lightyear, Jessie, dan mainan lainnya, yang kini harus menghadapi dampak teknologi pada aktivitas anak-anak, karena Bonnie telah mengembangkan keterikatan yang berlebihan pada tabletnya. Di tengah transformasi yang dibawa oleh era digital, grup ini memulai misi baru untuk mencoba menarik kembali perhatian gadis kecil tersebut dan menunjukkan bahwa kesenangan di luar layar juga bisa menjadi hal yang istimewa.
Nama-nama besar Hollywood menghidupkan karakter-karakter di Toy Story 5
Selain Tom Hanks dan Tim Allen, yang masing-masing kembali sebagai pengisi suara protagonis Woody dan Buzz Lightyear, pengisi suara asli “Toy Story 5” menampilkan konstelasi bakat Hollywood. Diantaranya, Joan Cusack, dari “A Secretary of the Future”, memerankan Jessie, Greta Lee, dari “Past Lives”, sebagai penjahat Lilypad, Conan O’Brien, yang dikenal dengan “If I Had Legs, I’d Kick You”, dalam suara Smarty Pants, dan Tony Hale, dari “The Mysterious Benedict Society”, sebagai Forky, antara lain.
Analisis kritikus khusus tentang Toy Story 5 membagi pendapat
Bahkan sebelum muncul di layar lebar, “Toy Story 5” sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan pengagum franchise tersebut di media sosial, terutama karena pendekatannya terhadap tema-tema kontemporer seperti maraknya penggunaan teknologi oleh anak-anak. Meskipun diklasifikasikan sebagai film dengan rating persetujuan terendah dalam saga tersebut, animasi tersebut memperoleh skor 93% dari pers di platform Rotten Tomatoes. Di sisi lain, agregator IMDb belum mencatat evaluasi karya tersebut pada saat laporan ini diterbitkan.
Mengenai ulasan internasional, Owen Gleiberman, jurnalis Variasi, menggambarkan film kelima sebagai “sekuel yang gesit, mengasyikkan, dan tak tertahankan”. Sebaliknya, kritikus David Ehrlich, dari IndieWire, memberikan komentar yang tidak menyenangkan, menyatakan bahwa produksi yang disutradarai oleh Andrew Stanton “sering kali tersebar hingga plot utamanya agak terbelakang”.
Ekspektasi kedatangan Toy Story 5 di platform streaming
Saat ini ditayangkan di bioskop, “Toy Story 5” belum memiliki tanggal rilis streaming resmi yang dikonfirmasi oleh Disney. Namun, melihat sejarah terkini Pixar, film ini diperkirakan akan tersedia di Disney+ antara bulan September dan November. Studio biasanya menunggu jangka waktu tiga hingga empat bulan setelah rilis di bioskop sebelum memasukkan judul ke dalam katalog digital mereka. Namun, interval ini dapat disesuaikan tergantung pada kinerja film tersebut di box office, dengan produksi yang sangat sukses ditayangkan di bioskop lebih lama untuk memaksimalkan pendapatan.
Dalam sebuah wawancara dengan majalah Time, Pete Docter, CEO kreatif Pixar, mengungkapkan keinginannya untuk memperluas jarak antara rilis teatrikal dan streaming. Tujuannya adalah untuk memperkuat persepsi publik bahwa “jika Anda tidak menontonnya sekarang, akan memakan waktu cukup lama sebelum tersedia di rumah”, menyoroti pentingnya pengalaman di layar lebar. Dia juga menunjukkan bahwa jika “box office tidak mendukung hal ini, jika situasi keuangan tidak mendukungnya, kami harus membuat perubahan yang lebih drastis” untuk penayangan perdana di masa depan.
Apakah memahami Toy Story 5 tanpa melihat film sebelumnya mungkin?
Tidak perlu menonton film sebelumnya untuk memahami “Toy Story 5”. Judul baru ini dirancang dengan petualangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan dapat diakses, berupaya menarik dan memikat penonton baru. Namun, penonton yang telah mengikuti film unggulan dari franchise ini akan dapat menikmati pengalaman yang lebih kaya, menangkap referensi, lebih memahami ikatan antar karakter dan dampak emosional dari kembalinya Woody, Buzz Lightyear, Jessie, dan mainan ikonik lainnya.
Rekomendasi animasi lainnya bagi yang menyukai Toy Story 5
Bagi penggemar yang menyukai “Toy Story 5” dan mencari animasi lain yang penuh petualangan, humor, dan emosi, katalog Disney+ menawarkan beberapa pilihan kualitas:
- Luar Dalam 2 (2024):Ikuti Riley saat dia menghadapi emosi baru selama fase remaja yang kompleks.
- Luar biasa 2 (2018):Helena berperan sebagai protagonis dan pahlawan wanita, sedangkan Beto bertugas merawat anak-anak di rumah.
- WiFi Ralph (2018):Sebuah perjalanan yang membawa Ralph dan Vanellope ke dunia internet yang luas dan menantang, tempat mereka menghadapi hambatan digital dan menjalin persahabatan tak terduga.

