Ukraina mengalahkan Brasil 3-1 di VNL(98 karakter)Ukraina mengalahkan Brasil 3-1 dan mengakhiri rekor tak terkalahkan di VNL putra(102 karakter)Brasil kehilangan rekor tak terkalahkan di VNL setelah kalah 3-1 dari Ukraina(96 karakter)Ukraina mengalahkan Brasil 3-1 pada pekan kedua VNL di Ljubljana(95 karakter)Tim Brasil tumbang dari Ukraina 3-1 dan menderita kekalahan pertama di VNL 2026(104 karakter)
Tim voli putra Brasil mengalami kekalahan pertamanya di Nations League 2026. Ukraina menang 3 set berbanding 1 dengan skor 29-27, 22-25, 25-22 dan 25-21, Rabu ini (24), di Stozice Arena, di Ljubljana, Slovenia.
Pertandingan ini menandai dimulainya minggu kedua kompetisi bagi Brasil, yang tidak terkalahkan setelah empat kemenangan di babak Brasília. Ukraina, dengan performa kolektif yang bagus, mengeksploitasi kesalahan Brasil di momen-momen menentukan dan mengandalkan protagonisme striker seperti Plotnytskyi dan Kovalov.
Set pertama diputuskan secara detail
Babak awal berjalan seimbang dan panjang. Ukraina membuka keunggulan awal, namun Brasil bereaksi dengan serangan Darlan dan blok. Pada akhirnya, Ukraina menutup kedudukan pada kedudukan 29-27, memanfaatkan kesalahan servis Adriano dan blok dari Plotnytskyi.
Brasil bereaksi dan menyamakan kedudukan
Pada set kedua, tim Brasil menyeimbangkan servis dan menyerang. Adriano menonjol dengan ace dan poin serangan balik, sementara Lucarelli dan Flávio berkontribusi dalam pemblokiran. Brasil mendominasi sebagian besar pertandingan parsial dan menutup pertandingan dengan skor 25-22, sehingga menyamakan kedudukan.
Ukraina kembali memimpin
Set ketiga memiliki pergantian komando. Brasil membalikkan skor, namun Ukraina, yang memanfaatkan serangan Tupchii, Plotnytskyi, dan Semeniuk dengan baik, menutup skor menjadi 25 berbanding 22. Blok Ukraina menjadi penentu di babak terakhir.
Set keempat menentukan kemenangan Ukraina
Pada set keempat, Brazil mencoba bereaksi dengan entri dari Honorato, Matheus Pinta dan Darlan mencetak poin penting, termasuk ace. Namun, Ukraina tetap menjaga kecepatan, memanfaatkan sentuhan net dan kesalahan Brasil, dan menutup skor menjadi 25-21 dengan satu poin dari Kovalov.

