Pada menit ke-17 babak kedua, gelandang Maseko mencetak gol dengan gol indah, membuka skor untuk Afrika Selatan dalam pertarungan mereka melawan Korea Selatan di babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026. Laga yang berlangsung di stadion El Gigante de Acero ini tetap berlangsung sengit, dengan tim asal Afrika unggul 1-0 dan laga masih berlangsung. Gol tersebut bisa menjadi penentu harapan kedua tim untuk lolos ke Grup A turnamen tersebut.
Gol yang membuat pertandingan memanas di babak kedua
Titik balik tim Afrika Selatan datang dari kegigihan murni dan keterampilan individu. Setelah beberapa kali gagal, Maseko akhirnya berhasil mencapai tujuannya. Permainan dimulai dengan Mokofeng yang melakukan lari luar biasa di sayap kiri, membuat pertahanan lawan tidak seimbang. Ia berhasil membuka ruang dan memberikan umpan akurat kepada Maseko yang berada di area penalti.
Pemain bernomor punggung 12 itu dengan piawai mengontrol bola, membalikkan badannya dengan cepat dan menyelesaikannya dengan kaki kirinya, mengalahkan kiper asal Korea Selatan tersebut dan membuat penonton heboh. Gol ini tidak hanya membuat Afrika Selatan unggul di papan skor, tetapi juga menambah kepercayaan diri tim, yang sedang mengincar kemenangan pertama di Piala Dunia. Gol yang dicetak oleh Maseko ini terjadi di momen krusial dan bisa mengubah pandangan grup secara signifikan.
Menit demi menit: pergerakan yang menentukan di El Gigante de Acero
Konfrontasi antara Afrika Selatan dan Korea Selatan diwarnai dengan persaingan yang ketat dan momen-momen menegangkan, terutama di babak kedua. Ikuti gerakan utama hingga 20 menit memasuki tahap akhir:
- 17′ 2Q – Maseko membuka skor untuk Afrika Selatan:Setelah permainan Mokofeng di sisi kiri, Maseko menerimanya, berbalik dan menyelesaikannya dengan kaki kirinya, mengalahkan kiper dan membuka skor untuk tim Afrika.
- 16′ 2T – Pergantian di Afrika Selatan:Moremi memasuki lapangan menggantikan Appollis. Perubahan tersebut bertujuan untuk memperbarui lini tengah dan memberi tim lebih banyak energi.
- 15′ 2Q – Gol Meksiko di pertandingan lain di grup:Sementara di stadion lain, Meksiko mencetak gol kedua ke gawang Republik Ceko, hasil yang bisa berdampak pada tim-tim di Grup A.
- 14′ 2Q – Oh Hyeon-Gyu hampir menyamakan kedudukan untuk Korea Selatan:Dalam serangan yang menjanjikan dari kanan, Korea Selatan memberikan umpan silang ke kepala Oh Hyeon-Gyu. Pemain bernomor punggung 18 itu menyundul bola ke sudut, namun kiper Williams melakukan peregangan dan melakukan penyelamatan spektakuler, menghindari hasil imbang.
- 12′ 2Q – Pelanggaran ofensif oleh Makgopa:Makgopa dipanggil dari kanan, mencoba menggiring bola panjang, tetapi senjatanya dilucuti dan melakukan pelanggaran setelah melakukan gerakan tersebut, mengganggu permainan Afrika Selatan.
- 11′ 2T – Son Heung-Min beraksi:Striker Son Heung-Min membawa bola dari lini tengah, menarik penjagaan dan mengopernya ke Lee Kang-In di sebelah kiri. Namun umpan silangnya meleset, sehingga menghasilkan tendangan gawang untuk Afrika Selatan.
- 09′ 2Q – Berita gol di pertandingan lain:Skor di laga grup A lainnya terbuka, dengan Meksiko mencetak gol ke gawang Republik Ceko, menandakan pertarungan klasifikasi semakin memanas.
Dampaknya pada grup A dan peluang klasifikasi
Gol Maseko adalah momen penting dalam kampanye Piala Dunia 2026 Afrika Selatan. Sebelum pertandingan ini, tim berada di peringkat ketiga Grup A, hanya dengan 2 poin dari tiga pertandingan, tanpa kemenangan apa pun. Korea Selatan, pada gilirannya, berada di posisi kedua dengan 4 poin, berusaha untuk memantapkan posisinya di fase berikutnya. Meksiko memimpin dengan nyaman, dengan 9 poin.
Dengan skor 1-0 untuk Afrika Selatan saat ini, dan kabar gol Meksiko di laga serentak melawan Republik Ceko (yang juga punya 1 poin), skenario grup menjadi semakin dinamis. Kemenangan Afrika Selatan dalam pertandingan ini akan membawa tim mengumpulkan 5 poin, menyalip Korea Selatan, yang tetap mengumpulkan 4 poin. Artinya, menit-menit terakhir konfrontasi ini sangatlah penting karena dapat sepenuhnya mendefinisikan kembali posisi dan harapan untuk melaju ke babak berikutnya di Piala Dunia. Ketegangan terlihat jelas, dengan kedua tim berjuang untuk setiap penguasaan bola dan setiap meter lapangan.
Strategi taktis dalam konfrontasi di lapangan
Kedua tim memasuki lapangan dengan skema taktis yang berbeda, mencerminkan filosofi pelatih mereka. Afrika Selatan, di bawah komando Hugo Broos, memilih formasi 4-5-1, mencari soliditas pertahanan dan menjajaki transisi cepat. Pemain seperti Mokofeng dan Maseko di lini tengah sangat penting dalam menciptakan permainan, sedangkan Makgopa berperan sebagai acuan dalam menyerang. Disiplin taktis dan kemampuan menjaga penguasaan bola menjadi poin penting bagi tim.
Di sisi lain, Hong Myung-Bo membentuk Korea Selatan dengan formasi 3-6-1, formasi yang mengutamakan penguasaan lini tengah dan menyerang, apalagi dengan hadirnya Son Heung-Min dan Lee Kang-In. Taruhannya adalah pada keterampilan individu dan pergerakan konstan untuk membuka ruang di pertahanan lawan. Upaya Oh Hyeon-Gyu dan serangan terus-menerus dari para pemain sayap menunjukkan niat Korea untuk mencari hasil imbang dengan segala cara. Pertarungan taktis di tengah lapangan berlangsung sengit, dengan para pelatih menyesuaikan tim mereka secara real time untuk mengungguli lawan mereka. Pergantian pemain, seperti masuknya Moremi ke Afrika Selatan, mengindikasikan pencarian solusi untuk mempertahankan atau membalikkan skor.
Ikuti liputan lengkap Piala Dunia di Mix Vale
Ikuti terus semua pertandingan sepak bola terkini dengan liputan langsung menit demi menit dari portal berita Mix Vale! Ikuti permainan utama, gol, dan momen menentukan dari pertandingan terpenting secara real time, termasuk pertandingan seru Piala Dunia FIFA 2026 ini. Agar tidak ketinggalan pembaruan apa pun, berlangganan notifikasi Mix Vale secara gratis dan terima berita secara instan, langsung di perangkat Anda. Komitmen kami adalah memberikan informasi tercepat dan terinci kepada Anda, para penggemar olahraga.
Pertandingan antara Afrika Selatan dan Korea Selatan terus berlanjut dan setiap momen sangat menentukan masa depan kedua tim di kompetisi tersebut. Dengan keunggulan minimal, Afrika Selatan berusaha mempertahankan hasil, sementara Korea meningkatkan tekanan untuk mencari hasil imbang. Kegembiraannya dijamin hingga peluit akhir dibunyikan, dan Mix Vale terus mengikuti setiap detail perjalanan di El Gigante de Acero ini.

