Putra Shakira, Milan mengenang juara Piala Dunia dan mengabaikan kemenangan Piqué di Spanyol pada 2010

Milan, Filho de Shakira

Milan, Filho de Shakira - Instagram

Milan, putra sulung penyanyi Shakira dan mantan pemain Gerard Piqué, menjadi viral di media sosial ketika ia berbagi kenangan mengejutkan tentang sepak bola dunia. Dalam sebuah video yang beredar luas, bocah lelaki berusia 13 tahun itu mencatat dengan sangat tepat para pemenang setiap Piala Dunia sejak tahun 1930. Namun, ada detail aneh yang tidak luput dari perhatian: absennya Spanyol, tim ayahnya, dalam daftar juara 2010.

Detail mencolok dalam ingatan Milan saat menyebut sang juara

Prestasi Milan yang mengesankan dalam menunjuk juara Piala Dunia menunjukkan pengetahuan mereka tentang sejarah turnamen. Namun, ketika memasuki tahun 2010, anak laki-laki tersebut memilih untuk melewatkan kemenangan Spanyol, yang memenangkan satu-satunya gelar juara dunia mereka tahun itu, di Afrika Selatan. Kelalaian ini sangat penting karena Gerard Piqué, ayahnya, adalah salah satu bek tim Spanyol yang mengangkat piala tersebut.

Meski belum diketahui niat Milan, namun “kelupaan” tahun 2010 itu menuai perbincangan di kalangan netizen. Ini adalah periode yang sama ketika Shakira dan Piqué bertemu, selama Piala Dunia. Penyanyi tersebut bahkan membawakan lagu resmi kompetisi, “Waka Waka (This Time for Africa)”, yang mengkonsolidasikan salah satu hits terbesar dalam karirnya dan hubungan pribadi yang kuat dengan kejuaraan dunia.

Kehidupan pribadi orang tua dan dampaknya terhadap ingatan anaknya

Perpisahan publik Shakira dan Gerard Piqué pada Juni 2022, setelah 12 tahun bersama, menjadi peristiwa yang diberitakan secara luas. Rumor perselingkuhan mantan pemain Barcelona itu beredar gencar di tabloid internasional, membuat hubungan pasangan ini menjadi sorotan. Meskipun kelalaian Milan di Spanyol dapat diartikan sebagai kekeliruan sederhana, hubungan antara tahun 2010, kemenangan ayahnya dan awal hubungan orangtuanya, yang diikuti dengan perpisahan yang bermasalah, menambah lapisan makna pada episode tersebut.

Bagi banyak keluarga yang sedang mengalami perceraian, adalah hal biasa bagi anak-anak untuk mengembangkan mekanisme untuk menghadapi dinamika keluarga yang baru. Memori selektif atau penafsiran ulang peristiwa masa lalu dapat menjadi cara memproses emosi yang kompleks. Oleh karena itu, tersingkirnya kemenangan tahun 2010 mungkin merupakan indikasi halus dari dampak perpecahan keluarga, menjadikan tindakan Milan lebih dari sekedar kegagalan ingatan, namun kemungkinan merupakan cerminan dari skenario pribadi yang dialami oleh anak tersebut.

Kaitan Shakira yang tak terbantahkan dengan sejarah Piala Dunia

Karir Shakira secara intrinsik terkait dengan sejarah Piala Dunia terkini. Lagu-lagu mereka telah menjadi soundtrack yang mengesankan untuk beberapa edisi turnamen, menandai kenangan jutaan penggemar sepak bola dan musik di seluruh dunia. Hubungan ini tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai seniman global, namun juga mentransformasikannya menjadi simbol budaya dunia.

Penyanyi Kolombia ini memiliki sejarah yang mengesankan dalam berpartisipasi dalam acara-acara yang berkaitan dengan Piala Dunia, dengan lagu-lagunya yang menggugah publik dan memasuki sejarah kompetisi. Kehadiran musiknya hampir menjadi tradisi, membawa ritme dan kegembiraan bagi para penggemarnya. Tahun 2010, khususnya, merupakan tonggak sejarah, tidak hanya bagi kemenangan Spanyol, namun juga bagi jangkauan global “Waka Waka”.

Momen musik Shakira di Piala Dunia

Artis Kolombia ini meninggalkan jejak suaranya di beberapa edisi turnamen sepak bola terbesar di muka bumi ini, dengan lagu-lagu yang menjadi lagu kebangsaan dan hits mendunia.

  • 2006 (Jerman):Lagu “Hips Don’t Lie” mengguncang turnamen, meskipun itu bukan lagu resmi, dan menjadi sangat terkait dengan kompetisi.
  • 2010 (Afrika Selatan):Shakira merilis “Waka Waka (Kali Ini untuk Afrika)”, lagu resmi FIFA. Ini adalah salah satu kesuksesan terbesar dalam karirnya, dan tahun dimana dia bertemu Gerard Piqué.
  • 2014 (Brasil):Penyanyi tersebut kembali ke atmosfer Piala Dunia dengan “La La La (Brasil 2014)”, salah satu lagu terpopuler edisi tersebut di Brasil.
  • 2014 (Brasil):Dia juga merilis “Dai Dai”, lagu lain yang merupakan bagian dari repertoar musik resmi Piala Dunia tahun itu.

Rangkaian penampilan musik Shakira menyoroti ironi kelalaian putranya pada tahun 2010. Ini adalah tahun yang tidak hanya mewakili pencapaian terpenting dalam karier ayahnya, tetapi juga titik awal hubungan orang tuanya dan salah satu puncak karier penyanyi itu sendiri.

Lihat Juga