Pabrikan mobil BYD menyelesaikan salah satu operasi pembongkaran mobil terbesar yang pernah ada di Pelabuhan Itajaí, di Santa Catarina. Kapal BYD Changsha berlabuh Selasa (23) lalu dengan membawa 7.216 kendaraan dari pabrikan China tersebut, sebuah langkah penting untuk memantapkan ekspansinya di pasar nasional.
Selain itu, manuver tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi pelabuhan tersebut pada tahun 2026, memperkuat posisi Itajaí sebagai salah satu titik akses mobil asing terbesar di wilayah Brasil. Sebelumnya, struktur pelabuhan telah menerima mobil lain melalui operasi Ro-Ro, suatu cara di mana kendaraan naik dan turun menggunakan daya tariknya sendiri.
Pengawas Pelabuhan Itajaí (SPI) mengindikasikan bahwa kapal-kapal lain berperan penting dalam peningkatan volume yang ditangani tahun ini. Diantaranya, Jalan Raya Victoria yang menonjol, yang membawa 2.069 mobil dalam tiga operasi; Dover Highway, dengan 1.196 unit dalam dua kedatangan; Good Wood, bertanggung jawab atas 430 kendaraan; dan Shanghai Raya, yang mengangkut 4.585 mobil dalam satu operasi di bulan Mei.
Pengiriman dalam jumlah besar sebanyak 7.200 unit terjadi di tengah periode percepatan pertumbuhan BYD di Brasil. Produsen mobil Tiongkok ini memperkuat kepemimpinannya di pasar mobil listrik dan hibrida, segmen yang berkembang pesat yang menunjukkan transisi konsumen Brasil ke teknologi yang lebih berkelanjutan. Saat ini, BYD sudah menempati posisi kelima dalam penjualan mobil di Tanah Air, hal ini menunjukkan dampak langsungnya terhadap rekonfigurasi skenario otomotif nasional dan ketatnya persaingan dengan merek tradisional.

