Kiat film horor Osgood Perkins untuk menonton pesta secara streaming

O Macaco - Divulgação

O Macaco - Divulgação

Nama yang menjadi terkenal dalam dunia horor kontemporer adalah Osgood Perkins, yang dalam beberapa tahun terakhir telah mengkonsolidasikan posisinya sebagai sutradara yang menjanjikan dalam genre tersebut. Dia telah berubah dari sosok yang lebih mandiri menjadi salah satu talenta paling terkenal dalam menciptakan narasi yang menakutkan.

Nadi ketegangan mengalir dalam keluarga Perkins, karena ia adalah putra Anthony Perkins, penggambaran ikonik Norman Bates dalam film klasik “Psycho”. Warisan ini terlihat dari cara Osgood mengembangkan karya-karyanya yang kerap mengeksplorasi horor psikologis dan mendalami berbagai tradisi rakyat, mengubah legenda dan dongeng menjadi pengalaman sinematik yang imersif dan meresahkan.

Dengan kemampuan luar biasa dalam membangun suasana ketegangan yang memikat penonton, sutradara memiliki beberapa karyanya yang dapat diakses di layanan streaming. Bagi penggemar genre ini, pilihan produksi utamanya tersedia untuk ditonton.

Menjelajahi misteri gotik dalam The Last Chapter asli Netflix

Dalam plot eksklusif Netflix, pembuat film mengadopsi estetika gelap dan gotik untuk menceritakan perjalanan Lily (Ruth Wilson), seorang perawat muda yang menerima peran sebagai pengasuh Iris (Paula Prentiss). Wanita tua itu adalah seorang penulis cerita horor terkenal dan tinggal di sebuah rumah tua abad ke-19, yang terkenal karena hilangnya penghuni pertamanya secara misterius pada hari pindahan. Saat Lily mendedikasikan dirinya untuk tugas tersebut, dia mulai memperhatikan kemunculan dan perkembangan jamur aneh di seluruh properti. Setelah serangkaian kejadian yang tidak dapat dijelaskan, perawat mulai curiga bahwa kediaman tersebut mungkin berhantu.

Film ini bisa ditemukan di platform Netflix.

Kebangkitan sutradara dengan film thriller Longlegs – Vínculo Mortal

Film “Longlegs – Deadly Bond”, yang dibintangi Nicolas Cage dan Maika Monroe, menandai titik balik yang signifikan dalam karir internasional Oz Perkins di dunia perfilman. Cerita yang awalnya bergenre thriller polisi ini membawa penonton ke sebuah kota kecil yang dulunya merupakan tempat terjadinya kejahatan seorang pembunuh berantai (Cage) yang bertanggung jawab atas penculikan gadis-gadis. Sebuah kasus baru, dengan karakteristik yang sangat mirip, diserahkan kepada agen FBI Lee Harker (Monroe), yang memutuskan untuk membuka kembali penyelidikan. Saat dia menelusuri kembali langkah-langkah masa lalunya, dia menemukan hubungan antara kejahatan tersebut, mengarahkannya untuk mempertimbangkan kemungkinan keterlibatan supernatural, dan secara bertahap menyadari hubungan tertentu antara dirinya dan peristiwa tersebut.

Tempat menonton: tersedia di Diamond Films+ melalui Amazon Prime Video.

Adaptasi Stephen King: The Monkey dan horor yang berlebihan

Berdasarkan cerita pendek karya Stephen King, “The Monkey” adalah sebuah karya “mengerikan” yang memecah-belah opini, tanpa istilah perantara untuk penerimaannya. Narasinya menonjol karena berlebihan dalam menceritakan kisah saudara kembar (diperankan oleh Theo James) yang menerima boneka monyet aneh dengan drum. Setiap kali mainan itu diaktifkan, orang yang membuat mereka marah akan mati secara misterius. Menghadapi situasi ini, pertikaian mengenai monyet memicu serangkaian pembunuhan yang berdampak langsung pada mereka. Seiring waktu, mereka berpisah dan melanjutkan hidup mereka. Namun, monyet mainan kembali menyiksa salah satu dari mereka, yang kini menjadi ayah, yang akan melakukan apa pun yang mustahil untuk melindungi keluarganya dari makhluk tersebut.

Produksi ini tersedia di Amazon Prime Video.

Kembalinya alur cerita rakyat dalam Forever Fear

Baru hadir di streaming, “Forever Fear” mewakili kembalinya Perkins ke akar folknya. Plotnya mengikuti pasangan dalam krisis yang memutuskan untuk menghabiskan hari jadi mereka di sebuah kabin terpencil di hutan. Liz (Tatiana Maslany) merasa terganggu dengan kelakuan Malcolm (Rossif Sutherland) dan perasaan diawasi. Situasi memburuk ketika Malcolm harus kembali ke kota, meninggalkannya sendirian di properti. Selama periode ini, Liz menjelajahi tempat itu dan menemukan tanda-tanda yang memperkuat kecurigaannya tentang sifat hubungan mereka. Dengan horor psikologis, pengaruh folk yang kuat, dan ketegangan yang tiada henti, film ini merangkum esensi karya Oz Perkins.

Lihat Juga