F1: Oscar Piastri mengakui McLaren akan berada di belakang Mercedes Ferrari dan Red Bull di Austria
Pembalap McLaren asal Australia Oscar Piastri sempat menyatakan pesimismenya terkait peluang timnya di Grand Prix Formula 1 Austria berikutnya. Ia memperkirakan tim Inggris akan menghadapi tantangan berat saat bersaing langsung dengan rivalnya seperti Mercedes, Ferrari, dan Red Bull di sirkuit Red Bull Ring.
McLaren, meski memiliki sejarah prestasi, termasuk kejuaraan dunia, mengalami awal yang sulit di era Formula 1 saat ini. Tim terus-menerus berada dalam posisi yang tidak menguntungkan melawan Mercedes, sering kali dilampaui oleh Ferrari dan, dalam beberapa kesempatan, juga di belakang Red Bull, akibat dari kombinasi daya saing yang kurang dan kegagalan teknis dan mekanis pada mobil MCL40. Skenario ini mencerminkan perjuangan pembangunan yang intens dalam kategori ini, dimana evolusi yang konstan sangat penting untuk tetap menjadi yang teratas.
Pernyataan Piastri disampaikan saat konferensi pers pra-acara di Austria, di mana ia menyoroti kemajuan lawannya. “Ferrari menunjukkan kemajuan signifikan di Barcelona. Mercedes tetap menjadi acuan. Lebih jauh lagi, saya mendengar rumor bahwa Red Bull juga berencana menerapkan pembaruan penting pada mobilnya. Oleh karena itu, tugas kami tidak akan mudah,” jelas sang pebalap.
Piastri menjelaskan bahwa McLaren tidak mempunyai ilusi tentang kemungkinan peningkatan mendadak. Dan yang pasti, kami tidak akan menjadi tim yang bisa dikalahkan. Jadi, ya, saya harap kami bisa memperkecil jarak dan kembali ke level yang sudah kami capai, memanfaatkan kesalahan yang dilakukan tim lain,” tandasnya.
Pemain muda Australia ini mengakhiri sambutannya dengan mengakui sulitnya mengatasi lawan hanya dengan kecepatan saja. “Namun, saya yakin mencapai hasil yang baik berdasarkan prestasi atau kecepatan murni akan sedikit rumit, meskipun saya ingin mendapat kejutan yang menyenangkan,” tambah Piastri.
Untuk akhir pekan ini, perhatian akan tertuju pada McLaren MC40, terutama pada hari Jumat. Ada harapan besar bahwa mobil ini akan menampilkan sayap belakang eksperimental baru selama latihan bebas, sebuah langkah umum dalam olahraga untuk mengumpulkan data dan merencanakan peningkatan di masa depan.
Ditanya apakah dirinya atau rekan setimnya, Lando Norris, akan menggunakan komponen baru tersebut dan apakah ada kemungkinan digunakan pada balapan, Piastri langsung menjawab. “Tidak, kami tidak akan menggunakannya saat balapan. Saya kira Lando akan mengujinya di mobilnya besok, dan itu hanya untuk tujuan pengujian,” jelasnya.
Sang pebalap menegaskan, part tersebut belum siap digunakan dalam kondisi balap. “Saat ini belum layak untuk balapan, dan tentunya kita sudah melihat beberapa solusi kreatif yang tentunya bukan tanpa tantangan. Jadi, tidak akan dipakai di balapan, tapi akan bermanfaat untuk diuji coba,” pungkas Piastri seraya menegaskan fokusnya pada pengembangan jangka panjang, bukan solusi langsung untuk GP Austria.
















