Masa depan Yan Diomande di RB Leipzig menimbulkan ketidakpastian bagi sang atlet, ingkar janji bertahan dan membangkitkan minat PSG

Yan Diomande Costa do Marfim

Yan Diomande Costa do Marfim - Instagram

Pemain menonjol RB Leipzig Yan Diomande mengungkapkan ketidakpastian tentang masa depannya di klub Jerman tersebut, meningkatkan keraguan tentang permanennya dia. Perubahan sikap tersebut terjadi pasca kemenangan 2-0 Pantai Gading melawan Curaçao di Piala Dunia, di mana sang atlet sempat berjanji untuk tetap berada di tim.

Ketika ditanya oleh jurnalis di zona campuran tentang memilih klub berikutnya, pemain sayap kanan itu enggan memberikan jawaban pasti. Diomande mengatakan dia belum memikirkan masa depan pasca Piala Dunia dan perhatiannya sepenuhnya tertuju pada turnamen saat ini. Dia menyimpulkan dengan mengatakan bahwa hanya pada saat itulah dia akan mempertimbangkan pilihannya, tanpa mengungkapkan rinciannya untuk saat ini.

Posisi baru ini kontras dengan pengumuman yang diumumkan pada pertengahan Mei lalu, ketika Diomande mengonfirmasi bertahan di RB Leipzig untuk musim depan. Pada kesempatan itu, dalam wawancara dengan majalah Kicker, sang atlet menjawab dengan tegas “ya” tentang masa depannya.

Dia sebelumnya mengecilkan minat dari tim lain, menyatakan bahwa dia tidak memikirkannya dan menikmati bermain untuk Leipzig. Lolos ke Liga Champions adalah poin mendasar dalam keputusannya untuk bertahan, mengklasifikasikan tahun ini sebagai tahun yang “hebat” karena hasil yang dicapai.

Diomande mengungkap kecintaan masa kecilnya pada Paris Saint-Germain

Rumor mengenai kemungkinan kepindahan ke Paris Saint-Germain semakin menguat pada awal Juni lalu, dipicu oleh pernyataan sang pemain sendiri. Jelang laga persahabatan Pantai Gading melawan Prancis, Diomande mengaku berusaha untuk tetap fokus, namun mengungkapkan bahwa ia sudah menjadi penggemar PSG sejak kecil dan menyebutkan bahwa ayahnya juga demikian. Namun, dia menegaskan kembali bahwa prioritasnya adalah Piala Dunia dan masa depannya akan ditentukan kemudian.

Mengonfirmasi hubungan emosional tersebut, sang atlet mengungkapkan kebahagiaannya atas kemenangan Paris Saint-Germain di final Liga Champions yang dimainkan melawan Arsenal.

Spekulasi transfer Diomande ke PSG kian menguat

Klub-klub besar Eropa seperti Chelsea FC, Liverpool FC, dan Real Madrid tengah memantau ketat pemain berbakat tersebut. Liverpool khususnya menunjukkan ketertarikan yang sangat kuat.

Namun, bukti paling kuat menunjukkan bahwa kemungkinan tujuan atlet tersebut adalah ibu kota Prancis. Menurut outlet Footmercato, Diomande telah setuju untuk pindah ke Paris Saint-Germain, juara Liga Champions saat ini.

Oliver Mintzlaff, CEO Red Bull, mengambil sikap tegas terhadap penjualan pemain Pantai Gading itu, meski ada spekulasi nilai transfernya bisa melebihi 100 juta euro. Dalam wawancara dengan Sky pada akhir April lalu, Mintzlaff menyatakan bahwa, dalam posisinya di dewan olah raga, ia tidak akan menukar atlet yang begitu muda dan kurang dari satu musim penuh.

Penandatanganan Diomande oleh RB Leipzig seharga 20 juta euro dan dampaknya

RB Leipzig mengakuisisi Diomande dari CD Leganés pada musim panas 2025 dengan nilai investasi sebesar 20 juta euro. Sang pemain tampil luar biasa, mencetak 12 gol dan memberikan 9 assist dalam 33 pertandingan Bundesliga, terbukti penting bagi tim untuk mengamankan kembalinya mereka ke Liga Champions.

Pada musim sebelumnya, klub sempat gagal lolos ke turnamen Eropa, meski finis di peringkat ketiga kejuaraan nasional. Hasil ini berujung pada pemecatan pelatih Ole Werner, dan posisinya diambil alih oleh Martin Demichelis.

Lihat Juga