Topan 7 dan 8 terjadi secara bersamaan dan membuat Jepang waspada terhadap hujan lebat dan banjir
Jepang menghadapi ancaman meteorologi ganda dengan datangnya topan nomor 7 (Mekkala) dan 8 (Higos) secara bersamaan. Kedua sistem tersebut bergerak menuju pantai timur negara tersebut, menghasilkan skenario kewaspadaan maksimum. Meskipun Topan Higos sudah berlokasi di dekat Prefektur Chiba, Mekkala melaju dengan cepat menuju wilayah Kanto-Koshin, sehingga diperkirakan akan terjadi hujan lebat dan angin kencang pada malam hari.
Peringatan tinggi dari Badan Meteorologi Jepang bagi warga
Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan mendesak kepada penduduk wilayah Kanto-Koshinetsu dan Kinki. Masyarakat harus tetap waspada karena adanya risiko tanah longsor dan banjir yang dapat mempengaruhi saluran air. Pihak berwenang meminta perhatian maksimal terhadap rekomendasi keselamatan.
Curah hujan historis dan intensifikasi akibat musim hujan
Situasi ini diperburuk dengan adanya front dingin aktif, karakteristik musim hujan, yang masih terjadi di pesisir Pasifik. Kombinasi front ini dan kekuatan topan mengakibatkan curah hujan ekstrem di beberapa daerah. Di Prefektur Chiba, rekor volume hujan tercatat pada bulan Juni, dengan kota Kimitsu menerima curah hujan 55,5 mm hanya dalam satu jam dan Ichihara mencatat 42 mm. Pertemuan peristiwa meteorologi ini secara signifikan meningkatkan potensi badai yang merusak.

Prakiraan akumulasi hujan untuk beberapa jam ke depan
Ahli meteorologi memperingatkan akan adanya curah hujan dalam jumlah besar dalam 24 jam ke depan. Hingga pukul 6 pagi pada tanggal 28 Juni, proyeksi menunjukkan:
- Tokai:250mm
- Kanto-Koshinetsu:200mm
- Keriting:150mm
Angka ini dapat menimbulkan dampak yang parah, terutama di wilayah yang sudah jenuh air akibat hujan sebelumnya.
Resiko angin kencang dan kerusakan material
Selain hujan, angin kencang juga diperkirakan terjadi pada 27 Juni yang berpotensi menimbulkan kerusakan dan korban luka. Kecepatan yang diharapkan adalah:
- Kanto-Koshinetsu dan Tokai:Angin berkelanjutan dengan kecepatan 25 meter per detik dan hembusan hingga 35 meter per detik.
- Kinki dan Shikoku:Angin berkecepatan 20 meter per detik dan hembusan angin hingga 30 meter per detik.
Ada kemungkinan besar bahwa angin ini akan membawa puing-puing, sehingga menimbulkan bahaya bagi lingkungan luar dan infrastruktur setempat.
Detail lintasan dan intensitas topan
Informasi terbaru dari Badan Meteorologi Jepang, yang dikumpulkan pada pukul 6 pagi tanggal 27 Juni, merinci status masing-masing sistem. Topan No. 8, Higos, dengan tekanan pusat 998 hektopascal dan kecepatan angin 23 m/s (hembusan 35 m/s), bergerak dengan kecepatan 95 km/jam ke timur laut, dekat kota Kamogawa, di Chiba, mendekati semenanjung Boso. Topan No. 7, Mekkala, dengan tekanan sentral sebesar 992 hektopascal dan angin berkelanjutan sebesar 18 m/s (hembusan 25 m/s), bergerak ke timur laut dengan kecepatan 35 km/jam, terletak sekitar 110 kilometer timur-tenggara pulau Tanegashima. Kedua topan tersebut diperkirakan akan bergerak ke timur Jepang dan kemudian berubah menjadi siklon ekstratropis.
















