Berita Terbaru (ID)

Kecelakaan pada BR-277 menyebabkan pengemudi tewas dan tujuh orang luka-luka setelah mobil listrik terbakar

Carro elétrico pegou fogo após acidente - Foto: Lucas Polak/RPC
Foto: Carro elétrico pegou fogo após acidente - Lucas Polak/RPC
Bagikan

Pada Minggu pagi tanggal 19 Juli 2026, terjadi kecelakaan serius pada BR-277, di Candói, wilayah tengah Paraná, yang mengakibatkan meninggalnya seorang pengemudi, hangus di dalam mobil listrik hingga terbakar. Tabrakan langsung melibatkan kendaraan listrik dan truk pickup, menyebabkan tujuh orang lainnya terluka, termasuk anak-anak.

Dampaknya terjadi sekitar pukul 11.00, di kilometer 407 jalan raya yang menghubungkan Guarapuava hingga Cantagalo. Kekerasan dari kecelakaan tersebut dan kebakaran yang terjadi kemudian memobilisasi tim penyelamat dan menyebabkan landasan pacu ditutup selama beberapa jam.

Detail kecelakaan dan korban tragedi tersebut

Tabrakan langsung melibatkan mobil listrik dan truk pikap yang berujung pada tewasnya pengemudi mobil listrik tersebut. Di dalam kendaraan yang terbakar, selain almarhum pengemudi, terdapat istri dan tiga anaknya: seorang anak laki-laki berusia dua tahun dan dua anak perempuan masing-masing berusia sembilan dan 11 tahun.

Para perempuan dan anak perempuan tersebut mengalami luka yang dianggap serius, sedangkan putra bungsu pasangan tersebut berhasil diselamatkan dalam kondisi yang sangat serius. Seluruh penumpang mobil listrik tersebut segera dirawat dan dibawa ke unit kesehatan di wilayah tersebut.

Truk tersebut juga membawa satu keluarga, terdiri dari pengemudi berusia 53 tahun, istrinya, juga berusia 53 tahun, dan seorang putra berusia 28 tahun. Tiga penumpang truk mengalami luka sedang akibat benturan tersebut. Sebuah truk juga tertabrak dalam kejadian tersebut, namun pengemudinya tidak terluka.

Dinamika kecelakaan diselidiki oleh PRF

Berdasarkan informasi awal yang dikumpulkan Federal Highway Police (PRF), kecelakaan terjadi saat pengemudi mobil listrik hendak menyalip. Saat bermanuver, kendaraan menyerbu jalur berlawanan dan langsung bertabrakan dengan truk.

Pihak berwenang telah memulai penyelidikan untuk mengetahui keadaan sebenarnya yang menyebabkan kematian dan cedera pada korban lainnya. Nama-nama mereka yang terlibat tidak dirilis oleh pihak yang berwenang.

Dampak terhadap lalu lintas dan penutupan jalan raya

Kecelakaan tersebut menyebabkan penutupan total BR-277 menuju Cascavel yang berlangsung sekitar dua setengah jam. Pemogokan ini menyebabkan kemacetan yang signifikan dan ketidaknyamanan bagi pengemudi yang melakukan perjalanan melalui wilayah tersebut.

Pemegang konsesi yang bertanggung jawab atas bentangan tersebut, EPR Litoral Pioneiro, bekerja untuk membebaskan jalan tersebut.

  • 13:40: Satu lajur jalan dibuka kembali dan arus lalu lintas mulai berjalan dengan sistem stop and go.
  • 15:05: Lalu lintas di BR-277 dibuka kembali sepenuhnya di kedua arah, menormalkan arus kendaraan.

Tantangan kebakaran kendaraan listrik

Kebakaran yang melibatkan kendaraan listrik menghadirkan tantangan khusus bagi tim penyelamat, berbeda dengan kendaraan pembakaran. Baterai lithium-ion dapat mengalami proses yang disebut thermal runaway, yaitu panas yang dihasilkan secara internal menyebabkan kenaikan suhu yang tidak terkendali.

Fenomena ini dapat membuat api lebih sulit dipadamkan dan rentan menyala kembali bahkan setelah pengendalian awal. Jumlah air yang dibutuhkan untuk memadamkan api aki mobil listrik bisa jauh lebih besar sehingga memerlukan peralatan dan teknik khusus dari petugas pemadam kebakaran. Selain itu, asap yang dikeluarkan dalam insiden ini mungkin mengandung gas beracun.

Langkah selanjutnya dalam penyelidikan resmi

Penyebab dan tanggung jawab kecelakaan BR-277 sedang diselidiki. Polisi Sipil akan bertanggung jawab melakukan penyelidikan untuk mengklarifikasi semua detail kejadian tersebut.

Tim forensik dipanggil ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti yang akan membantu menentukan dinamika pasti tabrakan tersebut. Hasil investigasi sangat penting untuk memahami penyebab tragedi tersebut dan apakah diperlukan tindakan pencegahan tambahan di jalan raya.

Bagikan

Berita lainnya di Berita Terbaru (ID)

Lihat lainnya