Berita Terbaru (ID)

Starship: Kapal SpaceX berlanjut di Samudera Hindia setelah pendaratan bersejarah di laut

SpaceX segue no Oceano Índico
Foto: SpaceX segue no Oceano Índico - Reprodução/x

Gambar baru yang dirilis oleh SpaceX pada 28 Juli 2026 mengungkapkan kapsul Starship Versi 3 berlayar dengan mulus di Samudera Hindia, beberapa hari setelah melakukan pendaratan di air pada 24 Juli 2026, selama uji penerbangan ke-13 kendaraan tersebut.

Pesawat Starship V3 tampaknya telah beradaptasi secara sempurna dengan lingkungan maritim, seperti yang ditunjukkan dalam foto terbaru yang diambil dan dirilis beberapa hari setelah tahap pengujian terbaru.

Memahami Struktur Roket Kapal Luar Angkasa

SpaceX meluncurkan sistem Starship pada 24 Juli 2026, memproyeksikan roket Starship Version 3 (V3) setinggi 124 meter pada lintasan suborbital. Misi ini menghasilkan pendaratan paling lembut pada fase atasnya yang pernah tercatat.

Faktanya, prosedur pendaratannya sangat rumit sehingga Starship tetap mengapung di lepas pantai Australia Barat. SpaceX membagikan gambar modul tersebut pada 28 Juli 2026, mengonfirmasi di akun X-nya bahwa kendaraan tersebut “masih terapung di Samudera Hindia”.

Panggung atas kapal luar angkasa setinggi 52 meter yang hangus membangkitkan gambaran orca atau kapal selam dalam fotografi, dengan sebagian besar strukturnya berada di luar air.

Pentingnya pendaratan yang lebih mulus untuk misi SpaceX

Bukan hanya pendaratan di air yang mengesankan. Syuting yang dilakukan di atas kapal Starship dan satelit Starlink, yang diluncurkan bersamaan dengan panggung atas selama Test Flight 13, menampilkan adegan-adegan yang mengingatkan kita pada fiksi ilmiah.

Sistem Starship, terdiri dari booster Super Heavy dan tahap atas SpaceX, juga disebut Starship, dirancang dengan tujuan utama agar dapat digunakan kembali dengan cepat. Keberhasilan pendaratan ini menunjukkan kemajuan penting menuju tujuan SpaceX untuk memulihkan, mengisi bahan bakar, dan mempersiapkan kedua tahapan untuk penerbangan baru dalam hitungan hari.

Namun, tantangan besar masih perlu diatasi sebelum ambisi ini tercapai sepenuhnya. SpaceX perlu meningkatkan ketahanan dan penggunaan kembali pelindung panas Starship, sebuah aspek yang, bagi beberapa ahli, merupakan “jalan buntu untuk semua misi yang memerlukan penggunaan kembali secara menyeluruh dan cepat.”

Namun, fakta bahwa roket tahap kedua yang masih utuh tetap mengapung di lautan empat hari setelah uji terbang merupakan pencapaian yang luar biasa.

Bagikan

Berita lainnya di Berita Terbaru (ID)

Lihat lainnya