Influencer K-pop, Mina Chan, ditemukan meninggal pada usia 26 tahun setelah live karena kritik
Seorang influencer digital Jepang yang dikenal sering mendiskusikan dunia K-pop di jejaring sosialnya, Mina Chan, 26, ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Yongsan, Seoul, Korea Selatan, pada 5 Agustus. Beberapa saat sebelum kematiannya, wanita muda tersebut memulai siaran langsung untuk membahas kritik keras yang diterimanya di internet. Kasus ini baru diketahui publik pada 10 Agustus.
Tekanan online dan dampaknya terhadap komunitas K-pop
Kematian Mina Chan menyoroti meningkatnya tekanan dan pengawasan yang dihadapi para influencer dan tokoh masyarakat di platform digital, terutama dalam komunitas penggemar berat seperti K-pop. Dengan lebih dari 80.000 pengikut di TikTok, influencer tersebut tampak terguncang oleh gelombang komentar negatif, yang menurutnya melelahkan. Situasi ini meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental dan perlunya lingkungan digital yang lebih aman.
Selengkapnya tentang topik ini: Pembuat konten Mina Chan meninggal pada usia 26 tahun di Korea Selatan setelah serangan dunia maya
Kejadian yang memicu kontroversi di konser ENHYPEN
Kritik yang ditujukan kepada Mina Chan meningkat pada minggu-minggu terakhir bulan Juli, menyusul sebuah episode saat konser band ENHYPEN di Amerika Serikat. Saat itu, sang influencer mencoba menjadi perantara bagi Sunoo, salah satu anggota grup, untuk mengantarkan bunga kepada Ni-ki, anggota asal Jepang lainnya. Sikap ini dipandang oleh penggemar sebagai pelanggaran batas, menimbulkan gelombang tuduhan dan serangan online terhadapnya.
Pernyataan dan permintaan maaf dari influencer
Menghadapi dampak negatifnya, Mina Chan menerbitkan pernyataan permintaan maaf yang panjang di platform X (sebelumnya Twitter). Di dalamnya, ia mengungkapkan penyesalannya atas apa yang terjadi: “Saya merasa tindakan saya mengambil keuntungan dari kebaikan Sunoo. Saya benar-benar minta maaf. Saya dengan tulus meminta maaf kepada Sunoo dan semua penggemarnya. Saya sangat menyesali perilaku kasar yang saya tunjukkan di Amerika. Saya merusak suasana acara dengan memprioritaskan keinginan saya sendiri untuk bertemu Ni-ki daripada waktu berharga yang pantas diterima oleh Ni-ki, yang sangat mencintai Amerika. Saya dengan tulus meminta maaf.” Postingan tersebut berusaha membendung ketidakpuasan para pengikutnya, namun tekanan terus berlanjut.
Polisi Yongsan menyelidiki dan saudarinya memastikan kematiannya
Kantor Polisi Yongsan mengonfirmasi kepada Korea Herald bahwa polisi menemukan influencer tersebut tewas pada pukul 5:33 pagi, setelah menerima informasi. Pihak berwenang juga melaporkan bahwa beberapa pengikut Mina Chan melaporkan bahwa dia meninggal selama siaran langsung itu sendiri. Berita kematiannya secara resmi dikonfirmasi oleh adik perempuan wanita muda tersebut, yang menggunakan Instagram Stories untuk mengumumkan: “Kakak perempuanku tersayang, yang selalu baik dan perhatian kepada semua orang yang dia kenal, telah meninggal dunia. Saya dengan hormat meminta agar Anda tetap mengingat saudara perempuan saya dalam pikiran dan doa Anda.”















