Toyota mengumumkan penarikan global atas 655.000 unit Camry karena kerusakan dasbor
Toyota telah mengeluarkan penarikan kembali (recall) mencakup sekitar 655.000 kendaraan Camry di berbagai wilayah di dunia. Langkah yang diumumkan Toyota Motor Amerika Utara itu dilakukan setelah ditemukannya kesalahan pada panel instrumen mobil yang diproduksi pada lini 2025 dan 2026. Tanggal kejadian 12 Agustus 2026.
Kesalahan yang teridentifikasi dapat mengakibatkan tampilan layar mati sepenuhnya saat kendaraan dihidupkan. Menurut perusahaan, cacatnya terletak pada perangkat lunak yang mengatur pengoperasian kluster instrumen, yang dapat mencegah layar melakukan inisialisasi dengan benar pada saat-saat tertentu saat mobil dihidupkan.
Meski tampak seperti masalah kecil, kerusakan ini mengganggu tampilan indikator keselamatan penting, seperti panah arah, lampu darurat, dan peringatan penggunaan sabuk pengaman. Karena implikasi langsung ini, insiden tersebut diklasifikasikan sebagai risiko keselamatan, yang menyebabkan kampanye penarikan kembali segera diluncurkan.
Baca selengkapnya: Subaru menyerukan penarikan kembali di AS karena kesalahan pada label berat kendaraan

Kendaraan Toyota terkena dampak kampanye penarikan kembali
Kampanye perbaikan ini menjangkau seluruh dunia, mencakup sekitar 655.000 unit Camry. Konsentrasi terbesar mobil yang terkena dampak terjadi di Amerika Serikat, di mana 508.354 unit model 2025 dan 2026, semuanya dengan sistem hybrid, termasuk dalam panggilan tersebut.
Mobil-mobil yang menjadi bagian dari aksi ini diproduksi di berbagai pabrik di seluruh dunia, khususnya di Amerika Serikat, Jepang dan Thailand.
Meskipun penarikan yang diumumkan oleh Toyota bersifat internasional, penting untuk diklarifikasi bahwa tidak semua kendaraan Camry yang dijual di pasar Brasil termasuk dalam penarikan ini.
Dalam topik yang sama: Pembaruan sistem Apple merusak fungsi dan menguras baterai iPhone
Mengingat model Camry yang didistribusikan di Brazil diimpor dari Jepang, ada kemungkinan beberapa unit yang dijual di negara tersebut merupakan bagian dari batch produksi global yang terkena dampak kegagalan tersebut.
Namun anak perusahaan Toyota di Brasil itu belum mempublikasikan daftar sasis atau secara resmi mengonfirmasi apakah pasar nasional akan diikutsertakan dalam kampanye tersebut. Sejauh ini, pabrikan belum mengomentari masalah spesifik di Brasil.
Solusi yang diusulkan Toyota melibatkan pembaruan perangkat lunak, yang akan dilakukan tanpa biaya kepada pemilik di dealer resmi. Produsen mobil tersebut merekomendasikan agar pemilik kendaraan yang memenuhi syarat mengikuti komunikasi resmi untuk memverifikasi penyertaan mobil mereka dalam kampanye.















