Permintaan yang tidak biasa menandai kontrak sponsorship kiper Vozinha dengan merek Elite Sport. Berbeda dengan kebiasaan umum para atlet yang meminta sekitar 40 sarung tangan per musim, jumlah yang sedikit lebih tinggi di kompetisi internasional, pemanah Tanjung Verde membutuhkan peralatan dalam jumlah yang jauh lebih besar. Permintaan khusus ini terungkap setelah penampilannya yang luar biasa dalam hasil imbang tim Tanjung Verde melawan Spanyol, di Piala Dunia, yang berlangsung Senin (16) lalu.
Pada saat penandatanganan perjanjian, Vozinha meminta 240 pasang sarung tangan, dengan tujuan untuk mendistribusikan bahan tersebut ke sebanyak mungkin penjaga gawang di negara asalnya. Inisiatif sang pemain menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perkembangan sepak bola lokal.
Sorotan di kompetisi internasional semakin mempertegas lintasan kiper yang baru-baru ini mengungkapkan haru besar usai laga melawan Spanyol. Vozinha menyatakan bahwa dia telah memimpikan momen yang sangat relevan sepanjang hidupnya.
Penampilannya di lapangan menghasilkan beberapa analisis dan artikel di media olahraga, dengan beberapa komentator memuji kemampuannya untuk melampaui ekspektasi dan menyoroti kecintaannya pada olahraga.
Pelatihan atlet berlangsung secara otodidak, di jalan-jalan lingkungannya, di mana ia mempelajari teknik menjaga gawang, seringkali tanpa menggunakan sarung tangan. Nama panggilannya yang penuh kasih sayang, ‘Vozinha’, berasal dari masa kecilnya bersama kakek dan neneknya di Cape Verde, negara berbahasa Portugis.
Dia menceritakan kepada ESPN tentang kesulitan yang dialaminya saat itu, menyatakan bahwa dia bermain dengan anak-anak yang lebih besar dan sering dipukuli. Sang kiper menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang tidak terima dipukuli tanpa menyerah, selalu mencari cara untuk bereaksi agar tidak pulang ke rumah tanpa membalas serangan tersebut.
Sang pemain mengaku sering pulang ke rumah dengan perasaan kesal dan bad mood sehingga membuat rekan-rekannya mengatakan bahwa ia akan mengadu ke kakek dan neneknya. Situasi ini memunculkan julukan ‘Vozinha’, yang awalnya membuatnya semakin marah, namun seiring berjalannya waktu, ia memperoleh makna baru dalam hidupnya.
Kemitraan dengan merek sarung tangan global di Eropa
Pada tahun 2024, kiper Vozinha menandatangani kontrak dengan Chaves, tim yang berlaga di divisi dua sepak bola Portugal. Dalam konteks inilah ia menjalin kemitraan dengan merek sarung tangan ternama Elite Sport, yang dikenal mensponsori atlet elit seperti Thibaut Courtois dan Bono. Pasokan sarung tangan dalam jumlah besar untuk penjaga gawang Tanjung Verde adalah salah satu klausul penting dari perjanjian baru ini.
Alejandro Reséndiz, direktur digital di Elite Sport, memberikan wawancara kepada ESPN dan merinci bagaimana hubungan dengan atlet tersebut terjalin. Ia menjelaskan, rekannya tinggal di Portugal, tempat Vozinha bermain di divisi dua. Direktur operasi, putra mitra, memperhatikan bakat penjaga gawang dan memulai kontak. Menurut Reséndiz, perusahaan tidak mengharapkan Vozinha untuk berpartisipasi di Piala Dunia, namun melihat kemungkinan dan tujuan utamanya adalah untuk memperkuat kehadiran merek di Portugal. Eksekutif tersebut menekankan bahwa “keberuntungan” ini seringkali merupakan hasil dari banyak usaha dan dedikasi.
Tempat menonton pertandingan kompetisi dunia
Siaran langsung lengkap seluruh pertandingan Piala Dunia dapat disaksikan di CazéTV, sebuah platform yang dapat diakses secara gratis oleh pelanggan Disney+.

