Mantan Palmeirense Valdívia diperintahkan untuk membayar R$60.000 kepada Craque Neto jika ada kiriman lama

Neto - Foto: Instagram

Mantan pemain Palmeiras Valdívia menderita kekalahan dalam gugatan yang diajukan oleh Craque Neto, tokoh bersejarah di Corinthians. Perselisihan di pengadilan bermula dari publikasi tahun 2015, di mana orang Chili tersebut menerbitkan gambar presenter yang direkayasa, yang menggambarkan dia mengenakan pakaian dalam dan memegang sebotol minuman.

Keputusan pengadilan menetapkan bahwa mantan gelandang Chili itu membayar kompensasi sebesar R$60.000 kepada komentator olahraga, jumlah yang telah dikejar Craque Neto sejak tahun gambar itu dipublikasikan. Kasus ini menyoroti masih adanya litigasi digital dan bagaimana konten yang diposting di internet dapat menimbulkan konsekuensi hukum jangka panjang, yang berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Kemarahan Craque Neto terhadap tim Brasil di Piala Dunia

Menghadapi hasil imbang 1-1 antara Brasil dan Maroko di laga pertama Piala Dunia, mantan pemain sekaligus presenter Craque Neto mengungkapkan ketidakpuasan yang kuat terhadap kinerja atlet Timnas Canarinho. Di platform digitalnya, ia mengarahkan kritik ke beberapa nama, dengan Lucas Paquetá, gelandang Flamengo, menjadi fokus utama ketidakpuasannya.

“Ancelotti ini hanya lelucon,” kata Neto menantang susunan pemain tim. “Casemiro, sudah berapa lama saya mengatakan bahwa dia tidak fit? Dan Paquetá? Persetan dengan tarian kecil Paquetá. Dia tidak bermain sama sekali. Ibañez? Igor Thuiago? Tidak! Kita perlu berubah. Tambahkan Danilo, Rayan, Endrick. Saya tidak mengerti mengapa Endrick tidak turun lapangan”, seru komentator setelah penampilan tim Brasil.

Tantangan selanjutnya bagi tim Brasil di kompetisi dunia

Tim Brasil telah menjadwalkan pertandingan berikutnya untuk Piala Dunia 2026. Di bawah komando Carlo Ancelotti, tim nasional akan kembali ke lapangan pada Jumat depan, tanggal 19, pukul 21.30 (waktu Brasília), untuk bertanding di putaran kedua Grup C melawan Haiti. Bentrokan ini akan berlangsung di Lincoln Financial Field yang terletak di kota Philadelphia, Amerika Serikat.

Haiti, lawan Brasil berikutnya, menandai kembalinya mereka ke Piala Dunia setelah jeda yang cukup lama. Terakhir dan satu-satunya kali tim Haiti berpartisipasi dalam turnamen ini adalah pada tahun 1974. Sejak saat itu, para pemain yang dikenal sebagai “Grenadier” telah menunggu selama lebih dari lima puluh tahun untuk berkompetisi kembali di pentas dunia.

Lihat Juga