Paraguay dan Australia saling berhadapan Kamis ini (25), pukul 23.00 (waktu Brasília), di Stadion Levi’s, di Santa Clara, Amerika Serikat, pada putaran ketiga dan terakhir Grup D Piala Dunia FIFA 2026.
Kedua tim tiba dengan masing-masing tiga poin. Amerika Serikat memimpin dengan enam poin dan sudah mengamankan satu tempat. Pemenang pertandingan menjamin langsung lolos ke babak 16 besar. Jika seri, Australia akan melaju di posisi kedua berkat keunggulan selisih gol mereka (0 melawan -2 Paraguay).
Pelatih Gustavo Alfaro tidak akan bisa mengandalkan gelandang Miguel Almirón, yang diskors setelah menerima kartu merah di babak sebelumnya. Paraguay harus mempertahankan basisnya dengan Gatito Fernández di gawang dan Gustavo Gómez di pertahanan. Julio Enciso tetap menjadi acuan utama dalam penyerangan tersebut.
Di pihak Australia, pelatih Tony Popovic menangani absensi karena cedera, seperti Mathew Leckie. Tim harus mengulangi formasi yang lebih kompak, dengan penekanan pada pertahanan solid yang dipimpin oleh Harry Souttar. Nestory Irankunda tampil sebagai pilihan kecepatan dalam menyerang.
Konfrontasi tersebut menandai reuni antara warga Amerika Selatan dan Australia. Secara historis, Socceroos memiliki keunggulan dalam pertandingan persahabatan baru-baru ini, namun Paraguay menunjukkan kemajuan di babak penyisihan grup dengan organisasi pertahanan yang baik.
Kemungkinan susunan pemain Paraguay (4-4-2):
Gatito Fernández; Juan Cáceres, Gustavo Gómez, Junior Alonso, Fabián Balbuena; Ramón Sosa, Andrés Cubas, Damián Bobadilla (atau Maurício), Julio Enciso; Kaku, Antonio Sanabria.
Australia (5-4-1 atau 4-3-3):
Mathew Ryan (atau Pantai Patrick); Jason Geria, Harry Souttar, Alessandro Circati, Jordan Bos; Nestory Irankunda, Aiden O’Neill, Connor Metcalfe, Jackson Irvine; Mohamed Toure.
Wasitnya adalah Clément Turpin dari Prancis, yang dikenal karena ketelitiannya dalam permainan tingkat tinggi. Stadion ini harus mendapat kehadiran yang baik, dengan penggemar yang beragam di AS.

