Ibu dari anak laki-laki yang diduga sengaja menabrak mantan pacarnya dan pasangannya saat ini, di Patrocínio Paulista, di pedalaman São Paulo, meminta agar putranya tidak dilaporkan ke polisi. Melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada mantan menantunya, perempuan tersebut membenarkan tindakan pemuda tersebut sebagai tindakan yang dilatarbelakangi cinta.
“Cinta kan? Kamu kenal dia, bagaimana kalau dia marah, dia tidak menerima provokasi. Dia menyesal karena tidak ingin menyakitimu,” kata ibu terdakwa dalam perbincangan tersebut.
Catatan percakapan juga mengungkapkan bahwa sang ibu meminta korban untuk mengaku bahwa pasangannya mengalami kecelakaan sepeda motor dan menawarkan untuk menanggung biaya perbaikan kendaraan.
Tangkapan layar tersebut telah diserahkan kepada pihak berwenang, dan perilaku ibu tersebut sekarang juga akan ditinjau selama penyelidikan.
Sebuah gambar yang dirilis menunjukkan cuplikan percakapan ibu tersangka pelintas mantan dan pacarnya di Patrocínio Paulista.
Kendaraan yang dikemudikan pelaku menyalip sepeda motor korban pada Senin (22) dini hari lalu. Keduanya, yang identitasnya tidak diungkapkan, berhasil diselamatkan dan pulih dengan baik.
Sopir tersebut, yang diidentifikasi sebagai Carlos Henrique Lima da Silva, berusia 22 tahun, melarikan diri dari lokasi kejadian setelah kejadian tersebut. Ia mengajukan diri ke Polisi Sipil pada Kamis (25), namun memilih bungkam saat memberikan keterangan dan dibebaskan.
Pembelaan pemuda tersebut, melalui pengacaranya, menyatakan bahwa apa yang terjadi adalah kecelakaan lalu lintas, menyangkal teori polisi tentang percobaan pembunuhan dan pembunuhan terhadap perempuan.
Sejarah agresi dan penyerangan di Patrocínio Paulista
Menurut informasi dari Polisi Sipil, tabrakan itu terjadi pada Senin dini hari, di Avenida Diamante, di Patrocínio Paulista, beberapa jam setelah pengemudi mengetahui bahwa mantan pacarnya sedang menjalin hubungan baru.
Dari pemeriksaan, penemuan itu terjadi saat Silva mendatangi kediaman korban pada Minggu malam (21) untuk mengambil hadiah yang diberikannya. Saat bertemu dengan pacar baru wanita muda tersebut, dia diduga menyerangnya.
Kamera keamanan menangkap momen tepat saat mobil menabrak sepeda motor di Avenida Diamante. Saking kuatnya benturan tersebut, kendaraan tersebut terangkat hingga meninggalkan dua rodanya di udara saat melewati korban.
Video yang dirilis memperlihatkan pasangan yang mengendarai sepeda motor ditabrak oleh seorang pengemudi setelah dikejar di pedalaman São Paulo.
Rekaman kamera lainnya menunjukkan mobil yang bagian depannya rusak, lebih jauh lagi. Sopir melakukan beberapa manuver sebelum meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan bantuan kepada pasangan tersebut.
Setelah menganalisis rekaman tersebut, Polisi Sipil memulai penyelidikan terhadap percobaan pembunuhan berkualifikasi dan pembunuhan perempuan. Bagi pihak berwenang, Carlos Henrique bertindak dengan niat membunuh atau mengambil risiko menyebabkan kematian para korban.
Kecurigaan adanya perencanaan dan riwayat kebocoran video
Ibu korban mendatangi Legal Medical Institute (IML) bersama putrinya pada Kamis (25) untuk menjalani pemeriksaan forensik. Dalila Patrícia Ferreira, ibu dari remaja putri tersebut, menyatakan bahwa tindakan mantan menantunya telah direncanakan sebelumnya.
“Dia sudah menunggu dan ada kamera yang membuktikannya,” kata Dalila.
Kamera keamanan merekam mobil melewati sepeda motor dengan dua penumpang di Patrocínio Paulista.
Menurut Dalila, hubungan pasangan tersebut berakhir pada akhir tahun 2025, namun tersangka tidak pernah menerima berakhirnya hubungan tersebut.
“Dia tidak terima berakhirnya hubungan, dia membocorkan video mesranya. Saat itu terjadi sekarang karena dia sudah menjalin hubungan dengan orang lain, dia tidak menerimanya. Dia pergi ke rumahnya untuk mengambil beberapa barang yang dia berikan padanya sebagai hadiah, dengan cara mengembalikan hubungan itu, dan dia menjelaskan dengan jelas bahwa itu tidak akan berhasil lagi”, lapor Dalila, merinci riwayat penganiayaan dan serangan sebelumnya.
Ibu korban mengungkapkan harapannya akan keadilan dalam kasus tersebut.

