Microsoft Corp mengumumkan kenaikan harga ketiga yang signifikan untuk konsol video game Xbox generasi saat ini hanya dalam 13 bulan. Langkah ini merupakan cerminan jelas dari krisis kekurangan komponen yang terjadi saat ini, sebuah skenario yang telah menaikkan harga produk teknologi bagi konsumen di berbagai bidang.
Mulai 1 Agustus, model Xbox dengan penyimpanan 512 gigabyte akan mendapat kenaikan sebesar US$100. Versi yang dilengkapi dengan 1 terabyte akan mendapat kenaikan sebesar US$150. Lebih lanjut, Microsoft mengonfirmasi bahwa opsi penyimpanan paling kuat, yang menawarkan 2 terabyte, akan dihentikan dari pasar.
Dalam pernyataan yang dirilis Kamis di blog berita Xbox, perusahaan tersebut menyatakan keinginannya untuk menghindari penyesuaian lebih lanjut. “Kami berharap kenaikan harga lagi tidak diperlukan dan telah menghabiskan beberapa bulan terakhir bekerja sama dengan vendor untuk mencari alternatif,” kata Microsoft. Alasan utama untuk penyesuaian ini adalah peningkatan signifikan dalam harga penyimpanan dan memori untuk konsol, yang telah meningkat lebih dari 2,5 kali lipat dan diperkirakan akan meningkat dua kali lipat lagi pada akhir tahun 2027, yang berdampak pada seluruh rantai produksi teknologi.
Juga pada hari Kamis, Apple Inc. juga mengumumkan kenaikan harga untuk sebagian besar produknya, kecuali lini iPhone. Raksasa teknologi ini mengaitkan perubahan ini dengan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap komponen seperti memori dan solid-state drive, yang banyak diminta oleh perusahaan yang berinvestasi dalam kecerdasan buatan.
Sektor perangkat keras game telah mengalami kenaikan harga yang signifikan selama beberapa tahun terakhir. Microsoft telah menyesuaikan nilai konsol Xbox Series X dan Series S pada Mei 2025 dan lagi pada bulan Oktober di tahun yang sama. Dengan penyesuaian baru, Xbox Series standar
Xbox menyoroti bahwa, tidak seperti produk konsumen lainnya, konsol game biasanya dijual dengan harga lebih murah daripada biaya produksinya. Strategi ini, yang bertujuan untuk menarik konsumen dan mendorong penjualan game dan layanan, membuat produsen konsol sangat rentan terhadap kenaikan harga komponen penting.

