Valverde mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dan tetap di Real Madrid bersama Mourinho

Valverde- Instagram/fedevalverde

Valverde- Instagram/fedevalverde

Gelandang Federico Valverde akan mengamankan masa depannya di Real Madrid untuk musim depan. Pemain Uruguay tersebut akan tetap berada di skuad Madrid, bahkan setelah terlibat dalam insiden disipliner di ruang ganti dengan Tchouaméni pada akhir musim sebelumnya, yang berpuncak pada denda €500,000 untuk masing-masing insiden dan di mana Valverde dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab.

Awalnya, pihak klub malah mengevaluasi kemungkinan mendengarkan proposal sang atlet, yang sebelumnya dianggap tidak bisa ditawar. Namun, kedatangan José Mourinho sebagai pelatih baru benar-benar mengubah skenario tersebut, dan pelatih asal Portugal itu menganggap Valverde sebagai bagian penting untuk proyek timnya.

Mourinho melihat dalam diri Valverde perwujudan gaya permainan yang ingin ia terapkan di Santiago Bernabéu. Pelatih asal Portugal, yang dikenal membangun tim yang agresif dan intens, mencari tim yang mampu memberikan tekanan pada lawannya dan mempertahankan kecepatan tinggi sepanjang 90 menit, sebuah filosofi yang sangat cocok dengan performa pemain Uruguay itu. Secara historis, Mourinho selalu menghargai gelandang dengan kemampuan fisik dan tempur yang hebat, seperti Frank Lampard di Chelsea atau Sami Khedira di Real Madrid pada periode pertamanya, yang memperkuat taruhannya pada profil Valverde.

Kemampuannya untuk maju dengan bola, kerja defensif yang intens, kekuatan fisik dan kemampuan memasuki kotak penalti menjadikan Valverde pemain yang sangat diperlukan untuk strategi komandan baru. Mourinho juga mengungkapkan keinginannya untuk melihat sang gelandang kembali ke performa terbaiknya, menyoroti dominasinya di momen-momen krusial dan liputan lapangan yang ia berikan. Sang pelatih yakin apa yang terjadi musim lalu tidak menghapus kontribusi sang pemain dan ia bisa melanjutkan peran kepemimpinannya.

Definisi kapten Real Madrid masih menunggu hasil

Pertanyaan tentang kapten tim masih terbuka. Belum ada kepastian bahwa Federico Valverde akan menjadi kapten pertama Real Madrid musim depan, dengan Vinicius Jr. sebagai kapten kedua. Klub sedang mengevaluasi kemungkinan perubahan sistem, mengingat para pemain sendiri yang memilih wakilnya melalui pemungutan suara di ruang ganti. Namun, jika kriteria senioritas dipertahankan, pemain Uruguay itu akan mewarisi ban kapten dan Vinicius akan berada di urutan kedua dalam hierarki. Keputusan akhir akan dikomunikasikan sebelum dimulainya musim baru secara resmi.

Valverde juga menghadapi kebutuhan untuk menyelesaikan masalah internal di ruang ganti, terutama membangun kembali hubungannya dengan Tchouaméni, setelah pertengkaran serius yang membawa pemain Uruguay itu ke rumah sakit. Selain itu, ada kelelahan tertentu di antara pemain lain karena perilaku sang gelandang yang sering kehilangan kendali di Valdebebas sehingga menimbulkan ketegangan. Mourinho memercayai semangat kompetitif sang pemain, namun juga menyoroti pentingnya memiliki seorang pemimpin yang mampu memajukan tim dengan cara yang positif.

Lihat Juga