Adegan dubbing Brasil pada Sabtu (27) ini diguncang oleh berita yang menimbulkan kesedihan besar di kalangan penggemar anime. Salah satu talenta yang bertanggung jawab menghidupkan tokoh-tokoh ikonik di televisi meninggal dunia pada usia 60 tahun, meninggalkan jejak yang jelas hingga mencapai beberapa generasi.
Sepanjang karir profesionalnya yang luar biasa, pengisi suara ini berpartisipasi dalam produksi yang tak terhitung jumlahnya yang memikat jutaan orang di Brasil. Suaranya memberikan karakteristik yang tak terlupakan pada karakter yang tetap hidup dalam ingatan publik. Penyebab pasti kematiannya belum diungkapkan saat ini.
Pengisi suara Dragon Ball ternama, Figueira Júnior, meninggalkan kami Jumat lalu (26). Ia menjadi terkenal karena memainkan Android 17 di anime populer versi nasional, serta menjadi pengisi suara karakter Fry, protagonis dari animasi terkenal Futurama.
Rekan-rekan profesional memberikan penghormatan kepada pengisi suara Dragon Ball
Kabar kematiannya disebarkan oleh rekan-rekan di bidang dubbing yang mengungkapkan penyesalannya di media sosial atas kehilangan tersebut. Di antara demonstrasi tersebut, Tânia Gaidarji menonjol, yang menyuarakan karakter Bulma di Dragon Ball, yang mengenang pertemuan terakhirnya dengan temannya beberapa hari sebelum kematiannya.
“Teman baik saya Figueira Júnior meninggalkan kami. Dia datang mengunjungi saya beberapa kali di Institut Jantung dan kami mengambil foto-foto ini pada hari Kamis minggu lalu, sehari sebelum operasi saya. Dia memberi saya kekuatan dan menenangkan saya. Dan dia bahagia dan penuh harapan karena dia sedang minum obat baru, juga untuk jantungnya. Hari itu, secara kebetulan, dia pergi dengan kaos Android 17 dan saya memakai kaos Bulma. Mengapa saya tidak memberinya Benih-benih dari Dewa?” tulis Gaidarji dalam pesan harunya.
Selain itu, Fátima Noya juga menggunakan platform digital untuk menerbitkan pesan perpisahan, untuk menghormati kenangan rekan kerjanya.
Dampak warisan Figueira Júnior pada sulih suara Brasil
Selain karyanya dalam produksi terkenal seperti Dragon Ball dan Futurama, Figueira Júnior juga merupakan paman dari Daniel Figueira, pengisi suara berbakat lainnya, yang dikenal karena mengisi suara Tanjiro Kamado dalam Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba versi Brasil.
Dengan kemampuan menghidupkan karakter yang menandai era berbeda, Figueira Júnior meninggalkan warisan mendasar bagi seni sulih suara di Brasil dan bagi banyak pengagum yang tumbuh dengan mendengarkan suaranya di beberapa animasi paling terkenal yang disiarkan di televisi.

